Ruang Muslimah
Inspiring and Educating Muslim Woman

[vc_row][vc_column offset=”vc_hidden-lg”][vc_btn title=”Populer” style=”3d” color=”danger” link=”url:https%3A%2F%2Fwww.ruangmuslimah.co%2Fartikel-muslimah-populer%2F%3Futm_source%3Dpost%26utm_medium%3Dtombol%26utm_campaign%3Dterpopuler||target:%20_blank|”][vc_btn title=”Terbaru” style=”3d” color=”danger” link=”url:https%3A%2F%2Fwww.ruangmuslimah.co%2Fartikel-terbaru%2F%3Futm_source%3Dpost%26utm_medium%3Dtombol%26utm_campaign%3Dterbaru|||”][vc_btn title=”Bertanya?” style=”3d” color=”green” link=”url:https%3A%2F%2Fwww.ruangmuslimah.co%2Fforums%2Ftopik%2Fbaca-sebelum-tanya-jawab-2%2F%3Futm_source%3Dpost%26utm_medium%3Dtombol%26utm_campaign%3Dbertanya||target:%20_blank|”][vc_btn title=”Join” style=”3d” color=”green” link=”url:https%3A%2F%2Fwww.ruangmuslimah.co%2Fregister%2F%3Futm_source%3Dpost%26utm_medium%3Dtombol%26utm_campaign%3Ddaftar|||”][/vc_column][/vc_row]

Perempuan Itu Lemah Akal dan Agamanya, Wah Ternyata Ada Benarnya

0

Banyak yang mengatakan bahwa perempuan memiliki banyak kelemahan. Diantaranya adalah lemah akal dan agamanya. Akal berasal dari kata iqaal artinya ikatan, yang mengikat sesuatu hingga ia tidak bisa bergerak. Akal berfungsi untuk memberikan pertimbangan, pendapat atau memilih sesuatu.

Akal biasanya akan menjadi lemah apabila berhadapan dengan perasaan. Inilah yang menjadi akar permasalahan mengapa akal perempuan dikatakan lemah. lemah akal bukan berati perempuan memiliki IQ yang rendah. Melainkan perempuan selalu melibatkan perasaan hingga terkadang akalnya terkalahkan.

Berbeda denga laki-laki yang lebih banyak menggunakan akalnya. Karena itulah seorang muslimah diberikan tugas untuk mengandung oleh Allah swt. Tidak hanya itu ia juga diberi tugas menyusui, memelihara anak, dan tugas-tugas lainnya yang lebih banayk membutuhkan perasaan walau pun aal juga diperlukan.

Perasaan adalah sesuatu yang bernilai tinggi, sangat mulia, dan diperlukan untuk mewujudkan kasih sayang. Sedangkan akal mengalahkan perasaan dan kasih sayang. Seorang anak membutuhkan kedua peranan ini. Ia membutuhkan peranan seorang ayah yang logis dan kasih sayang ibu yang tak terbatas.
Sehingga kekurangan akal perempuan justru menjadi kelebihannya. Ia bukanlah suatu cela. Dan adanya merupakan anugerah yang diberikan Allah.

Sedangkan dalam urusan agamanya adalah Allah memberikan banyak kebebasan kepada perempuan dari kewajiban-kewajiban melaksanakan tugas-tugas agama. Misalnya ia tidak diperbolehkan shalat dan berpuasa saat haid, tidak diwajibkan shalat jum’at, tidak diwajibkan ikut perang dan lain sebagainya. Jadi memang kewajiban-kewajiban muslimah lebih sedikit dibandingkan laki-laki.

Kekurangan tersebut tidak menjadikan kedudukan perempan rendah dimata Allah. Karena ada ibadah-ibadah lain yang Allah khususkan bagi perempuan. Dan perlu diingat bahwa pahala baik bagi laki-laki maupun perempuan adalah sama. Firman Allah, “Bagi lai-laki ada bagian dari apa yang mereka usahakan dan bagi para perempan ada bagian dari apa yang mereka usahakan.” []

sumber : Anda Bertanya Islam Menjawab.Mutawalli asy-Sya’rawi.Gema Insani: Jakarta,2007



Artikel Terkait :
Loading...
You might also like

Tinggalkan balasan

Your email address will not be published.

Maaf Ukhti Antum Offline