Breaking News

Bukan Hanya Istri, Suami Juga Dapat Menjadi Pelaku Nusyuz

Seringkali kita membaca bahwa istri durhaka adalah pelaku nusyuz. Pertanyaan seputar apa itu nusyuz pun mulai banyak dipertanyakan. Nusyuz sebenarnya bukan hanya utuk seorang istri. Suami pun dapat menjadi pelaku nusyuz. Nuzyus ialah meninggalkana kewajiban bersuami-istri, misalnya nusyuz dari pihak suami adalah berperilaku kasar dan keras terhadap istri, tidak mau menggaulnya, dan tidak memberikan hak-haknya. Nusyuz seorang istri terhadap suami adalah misalnya keluar rumah tanpa seizin suami, merendahkannya, atau membongkar aib-aibnya.

Sebagaimana firman Allah, “Wanita-wanita yang kamu khawatirkan nusyuznya, nasihatilah mereka dan pisahkan diri dari tempat tidur mereka, dan pukulah mereka, kemudian apabila mereka menaatimu, janganlah kamu mencari-cari jalan untuk menyusahkannya… (QS An-Nisaa: 34)

Tindakan di atas hanya memberi pelajaran. Jika terpaksa memukul janganlah memukul dengan keras. pukullah dengan pukulan yang ringan dan tidak meninggalkan bekas. Tindakan pemukulan pun tidak boleh dilakukan sebelum melakukan tahap pertama yakni menasihati. Dan apabila nasihat telah menunjukan hasilnya, maka janganlah mencari-cari alasan untuk menyusahkannya.

Firman Allah, “Dan apabila seorang perempuan khawatir akan nusyuz atau sikap tidak acuh dari suaminya, tidak mengapa bagi keduanya mengadakan perdamaian yang sebenarnya. (QS An-Nisa: 128)
Sorang istri pun boleh menggugat cerai apabila suaminya yang mulanya baik dan sehat, secara tiba-tiba mengalami gangguan jiwa sehingga sering marah-marah, memukul istri, dan berbuat hal-hal yang aneh sehingga rumah tangga terasa seperti neraka. []

sumber : Anda Bertanya Islam Menjawab.Mutawalli asy-Sya’rawi.Gema Insani: Jakarta,2007



Artikel Terkait :

About Karisa Pyeli

Check Also

Mengajarkan Adab Masuk Kamar Mandi pada Anak

Penghalang antara pandangan jin dan aurat manusia adalah jika salah seorang di antara mereka memasuki kamar mandi, lalu dia mengucapkan 'bismillah'

Tinggalkan Balasan