Ruang Muslimah
Inspiring and Educating Muslim Woman

Mutiah Perempuan Pertama yang Masuk Surga, Benarkah?

0

Siapakah perempuan yang masuk surga pertama kali? Jika Anda pernah mencari pertanyaan itu lewat internet, Anda akan dijumpakan pada artikel-artikel yang menyebut perempuan bernama Mutiah sebagai perempuan pertama yang masuk ke dalam surga.

Mutiah dikatakan sebagai seorang wanita yang disebutkan oleh Rasulullah SAW sebagai perempuan pertama yang masuk ke dalam surga. Sehingga Fatimah ra. penasaran dan mencari tahu apa yang membuatnya menjadi demikian. Lalu diketahui bahwa Mutiah adalah seorang perempuan dari Madinah yang sangat taat pada suaminya. Namun artikel-artikel itu tidak menyebutkan hadits apa yang menjadi rujukannya.

Lalu, Siapa Wanita Pertama yang Masuk Surga?

Terdapat sebuah hadis dari A’isyah radhiyallahu ‘anha, bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

سَيِّدَاتُ نِسَاءِ أَهْلِ الْجَنَّةِ أَرْبَعٌ: مَرْيَمُ بِنْتُ عِمْرَانَ، وَفَاطِمَةُ بِنْتُ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، وَخَدِيجَةُ بِنْتُ خُوَيْلِدٍ، وَآسِيَةُ

“Pemuka wanita ahli surga ada empat: Maryam binti Imran, Fatimah binti Rasulillah shallallahu ‘alaihi wa sallam, Khadijah binti Khuwailid, dan Asiyah.” (HR. Hakim 4853 dan dinilai ad-Dzahabi: shahih sesuai syarat Muslim).

Jika benar Mutiah adalah wanita pertama yang masuk surga, seperti yang diceritakan, tentu dia masuk dalam daftar pemuka wanita ahli surga.

Dalam Fatawa Syabakah Islamiyah dinyatakan,

وأما أول من يدخلها من النساء فلم نقف عليه من وجه صحيح إلا أن النبي صلى الله عليه وسلم أخبر عن سيدات نساء أهل الجنة

Tentang wanita yang pertama kali masuk surga, kami tidak menjumpai dalil yang shahih, selain sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam tentang sayyidat (para pemimpin wanita) ahli surga.

Kemudian lembaga fatwa menyebutkan hadis dari A’isyah di atas. (Fatawa Syabakah Islamiyah, no. 60999).

Satu prinsip yang perlu kita tanamkan dalam benak kita, bahwa masalah surga, neraka, apa yang terjadi di hari kiamat, serta masalah apapun yang berkaitan dengan masa depan, adalah masalah ghaib. Hanya Allah dan Rasul-Nya yang tahu. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam pun tahu karena mendapatkan wahyu dari Allah.

Allahu a’lam . []

Sumber: Muslimah.Or.Id



Artikel Terkait :

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Loading...
You might also like

Tinggalkan balasan

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Maaf Ukhti Antum Offline