Ruang Muslimah
Inspiring and Educating Muslim Woman

Terima Kasih, Lupa, Maaf

0

Oleh: Savitry ‘Icha’ Khairunnisaa

Dalam pergaulan sesama manusia, kita ini punya dua kecenderungan:

1. Kalau orang berbuat baik, ya memang sudah seharusnya begitu. Kita sering lupa (atau sengaja, atau malas) mengucapkan terima kasih. Lebih parahnya lagi, terkadang perbuatan baik itu terlupakan seiring berjalannya waktu.

2. Kalau orang berbuat salah, sedikit saja, kita mudah meradang dan susah memaafkan. Atau kalaupun memaafkan, ada embel-embelnya: “aku maafkan, tapi aku tak akan melupakan”. Forgiven not forgotten.

Bukankah seharusnya dibalik?

Banyak-banyaklah berbuat baik pada siapa saja, lalu lupakan. Namun jangan pernah lupa berterima kasih apalagi melupakan kebaikan orang, sekecil apapun, pada kita.

Sebaliknya, ketika kita berbuat salah pada siapa saja, segeralah meminta maaf, lalu catat kesalahan itu di diri sendiri agar kita tak mengulanginya lagi.

Berbuat baik dan berbuat salah itu sudah sifat manusia.

Berterima kasih, mengingat, melupakan, atau memaafkan itu adalah pilihan manusia.

Tinggal kita mau pilih yang mana. []



Artikel Terkait :

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Loading...

Tinggalkan balasan

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Maaf Ukhti Antum Offline