Ruang Muslimah
Inspiring and Educating Muslim Woman

[vc_row][vc_column offset=”vc_hidden-lg”][vc_btn title=”Populer” style=”3d” color=”danger” link=”url:https%3A%2F%2Fwww.ruangmuslimah.co%2Fartikel-muslimah-populer%2F%3Futm_source%3Dpost%26utm_medium%3Dtombol%26utm_campaign%3Dterpopuler||target:%20_blank|”][vc_btn title=”Terbaru” style=”3d” color=”danger” link=”url:https%3A%2F%2Fwww.ruangmuslimah.co%2Fartikel-terbaru%2F%3Futm_source%3Dpost%26utm_medium%3Dtombol%26utm_campaign%3Dterbaru|||”][vc_btn title=”Bertanya?” style=”3d” color=”green” link=”url:https%3A%2F%2Fwww.ruangmuslimah.co%2Fforums%2Ftopik%2Fbaca-sebelum-tanya-jawab-2%2F%3Futm_source%3Dpost%26utm_medium%3Dtombol%26utm_campaign%3Dbertanya||target:%20_blank|”][vc_btn title=”Join” style=”3d” color=”green” link=”url:https%3A%2F%2Fwww.ruangmuslimah.co%2Fregister%2F%3Futm_source%3Dpost%26utm_medium%3Dtombol%26utm_campaign%3Ddaftar|||”][/vc_column][/vc_row]

Jangan Biarkan Bulu Ketiakmu Lebih dari 40 Hari

0

Bulu ketiak merupakan rambut yang tumbuh disekitar ketiak. Pertumbuhannya terjadi pada masa pubertas, Dan akan semakin lebat sesuai dengan bertambahnya usia. Bagi muslimah bulu ketiak akan mengganggu keindahan dan kerapihan diri. Maka banyak muslimah yang mencukur atau mencabutnya.

Anjuran memerhatikan bulu ketiak ini juga ada dalam Islam, sebagaimana di riwayatkan Aisyah bahwa Rasulullah saw bersabda, “Ada sepuluh macam fitrah, yaitu memotong kumis, memelihara jenggot, bersiwak, istinsyaq (menghirup air ke dalam hidung,-pen), memotong kuku, membasuh persendian, mencabut bulu ketiak, mencukur bulu kemaluan, istinja’ (cebok) dengan air.” Zakaria berkata bahwa Mu’shob berkata, “Aku lupa yang kesepuluh, aku merasa yang kesepuluh adalah berkumur.” (HR. Muslim no. 261, Abu Daud no. 52, At Tirmidzi no. 2906, An Nasai 8/152, Ibnu Majah no. 293)

Anjuran mencabut bulu ketiak dilakukan setiap 40 hari sekali.Sebagaimana diriwayatkan oleh Anas bin Malik, bahwa Rasulullah saw bersabda Kami diberi batasan waktu oleh Rasulullah untuk mencukur kumis, memotong kuku, mencabut bulu ketiak, dan mencukur bulu kemaluan, tidak dibiarkan lebih dari 40 hari.”

Tidak sekedar dicukur tetapi Islam menganjurkan kita untuk mencabut bulu ketiak. Hal itu tentu mengandung makna. Ternyata bulu ketiak yang dicukur akan menimbulkan resiko iritasi yang lebih tinggi dibandingkan dengan mencabutnya. Pertumbuhan bulu yang dicukur pun akan lebih cepat dibandingkan yang dicabut.

Tetapi tidak mengapa apabila ukhti tidak sanggup untuk mencabut bulu ketiak, dan memilih mencukurnya. Sbagaimana Dikemukakan oleh Al-Baidhawi ra, “termasuk sunnah menghilangkan rambut adalah mencabut bulu ketiak dan mencukur bulu kemaluan dengan berbagai cara untuk menghilangkannya maka sah-sah saja. Tujuannya adalah menghilangkan rambut, barangsiapa yang tidak kuat (menahan sakit) ketika mancabut bulu ketiak maka boleh baginya mencukur dengan silet atau sejenisnya.” []

sumber : www.muslimafiyah.com KonsultasiSyariah.com

 

 

 



Artikel Terkait :
Loading...
You might also like

Tinggalkan balasan

Your email address will not be published.

Maaf Ukhti Antum Offline