Breaking News
Rahasia Sedekah

Tidak Beriman tetapi Dermawan, Apakah Masuk Surga?

Pernahkah kita bertanya, “Apakah orang-orang yang mendapat uang dari cara yang tidak halal, namun begitu dermawan jauh lebih baik dibanding orang yang jarang memberikan harta karena miskin? “

Jawabannya adalah bergantung pada hatinya. Hati atau qalbu merupakan bagian yang tidak dapat dipisahkan dalam setiap aktivitas. Hati merupakan indikator dari segala amalan.  Sebab segala amalan itu bergantung pada niatnya. Sedangkan niat merupakan sesuatu yang bersemayam di dalam hati.

Dari Umar radhiyallahu ‘anhu, bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Amal itu tergantung niatnya, dan seseorang hanya mendapatkan sesuai niatnya….” (HR Bukhari, Muslim, dan empat imam Ahli Hadits).

Qolbun salim adalah gambaran dari hati yang tidak mengalami kerusakan apa pun. Qolbun salim hanya akan tercipta jika seseorang berpedoman pada Al-Qur’an. Tidak berguna apa pun yang dikerjakan tanpa dilandasi qolbun salim.  Sebagaimana firman Allah, “dan janganlah Engkau hinakan aku pada hari mereka dibangkitkan, (yaitu) di hari harta dan anak-anak laki-laki tidak berguna,kecuali orang-orang yang menghadap Allah dengan hati yang bersih,” (Q.S Asy-Syu’araa’: 88-89)

Hati yang selamat juga dipahami sebagai hati yang bersih dari kekafiran, syirik, serta keraguan dan kebimbangan. Hati yang penuh kekafiran, betapapun pemiliknya berbuat baik dan humanis, tetap tidak akan menjadi hati yang selamat. Mencintai manusia dan nilai-nilai kemanusiaan merupakan hal yang penting. Tapi semua itu tidak bermakna tanpa didasari keimanan. Tanpa keimanan semua keindahan, kebaikan, kemuliaan hanyalah dusta dan tidak bernilai.

Apabila seseorang melakukan pengabdian agung untuk tanah airnya, bahkan untuk kemanusiaan, namun tidak mengakui hukum-hukum yang berlaku disana. Ia akan segera dihukum tanpa melihat seberapa besar pengabdiannya.

Demikian pula apabila seorang hamba mengingkari dan tidak mengakui Sang Pemlik Alam, ubun-ubun dan kakinya akan ditarik. Ia akan mendapat hukuman tanpa melihat satu pun amal dan jasanya bermanfaat.

Bangunlah keyakinan pada diri, bahwa sebanyak apa pun harta yang disumbangkan, tenaga yang dikuras, pikiran yang bekerja keras. Tanpa dilandasi keimanan dan keikhlasan hanyalah sia-sia. Uang sebanyak satu triliun yang dibagikan untuk umat muslim yang kesusahan tetapi dari mereka yang mengingkari Allah , tidak lebih berharga dari uang sepuluh ribu yang dimiliki seorang miskin namun ia nafkahkan kepada anak istrinya yang dicintainya karena Allah dan untuk menjalankan perintah Allah.

Sebesar apa pun kegiatan sosial tidak bermakna apa-apa jika tidak dilandasi kecintaan pada Allah. []

Sumber:  Islam Rahmatan Lil ‘Alamin, Muhammad Fethullah Gulen,Republika: Jakarta Slatan, 2011

https://alquranmulia.wordpress.com



Artikel Terkait :

About Karisa Pyeli

Check Also

Jangan Tinggalkan Shalat

Tidak semua ibadah termasuk rukun Islam. Ini menunjukkan ibadah-ibadah yang termasuk rukun Islam adalah ibadah yang sangat penting dan urgen. Dan diantaranya adalah shalat.

Tinggalkan Balasan