Breaking News

Cegah Haid dengan Obat di Bulan Puasa, Bolehkah?

Ramadhan. Di bulan suci ini banyak kaum Muslimin berlomba-lomba mengejar pahala kebaikan. Menjalankan puasa selama 30 hari lamanya, adalah keistimewaan dan kebahagian yang dirasakan umat Islam.

Tapi, bagaimana jika seorang wanita menunda haidnya dengan mengonsumsi obat? Begiini penjelasannya.

Wanita yang memakai obat pencegah haid, apabila tidak membahayakan dirinya ditinjau dari sisi medis, maka tidaklah mengapa dengan syarat ia tetap meminta izin kepada suaminya.

Syaikh Ibn Utsaimin mengatakan, obat-obat semacam ini membahayakan wanita, karena haid merupakan darah yang keluar secara alami.

Apabila dicegah pada waktunya maka akan membahayakan tubuh. Kemudian perlu diperhatikan pula, obat-obat semacam ini menjadikan kebiasaan para wanita menjadi tidak teratur, akibatnya mereka akan bimbang dan ragu (apakah mereka telah suci atau belum) ketika shalat atau saat bersenggama dengan suaminya. Oleh karena itu, selayaknya bagi para wanita untuk ridha menerima takdir yang Allah takdirkan.

Dikisahkan, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah menemui Aisyah radhiallahu ‘anha sedang menangis pada waktu haji Wada’. Saat itu Aisyah radhiallahu ‘anha sudah mengenakan pakaian ihram. Rasulullah shalallahu’alaihi wa salam bertanya,

“Ada apa denganmu wahai Aisyah? Apakah engkau haid?”

Aisyah radhiallahu’anha menjawab, “Ya, wahai Rasulullah.”

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam menasehati, “Yang demikian itu adalah sesuatu yang Allah telah tetapkan bagi para wanita.”

Maka, sebaiknya bagi para wanita untuk bersabar dan mencari pahala dari Allah ketika meninggalkan shalat dan puasa karena haid.

Sesungguhnya, pintu dzikir terbuka luas, ia bisa berdzikir, bertasbih, shadaqah, berlaku baik kepada manusia dengan perkataan maupun perbuatan dan ini adalah amalan yang paling utama. (Fatwa Syaikh Muhammad bin Shalih al-Utsaimin 1/304, lihat juga fatwa Lajnah Da’imah 5/400). []

Sumber: Konsultasisyariah.com



Artikel Terkait :

About Tia

Check Also

Mengajarkan Adab Masuk Kamar Mandi pada Anak

Penghalang antara pandangan jin dan aurat manusia adalah jika salah seorang di antara mereka memasuki kamar mandi, lalu dia mengucapkan 'bismillah'

Tinggalkan Balasan