Breaking News
foto: Viva

Hukum Menyandingkan Kedua Mempelai Saat Akad

Adapun kesalahan yang banyak sudah tersebar di masyarakat, ialah memposisikan calon pengantin wanita berdampingan dengan calon pengantin lelaki ketika akad nikah. Padahal keduanya belum sah sebagai suami istri. Bahkan, tak jarang keduanya diselimuti dengan satu kerudung di atasnya.

Ini menjadi pemandangan yang salah secara syariah. Ketika kita sepakat bahwa pacaran itu haram, seharusnya juga sepakat bahwa budaya semacam ini juga terlarang.

BACA JUGA: Berani Menikah? Siap Nikmati Seni Mengalah

Adapun baiknya, pengantin wanita tidak ikut dalam majlis akad nikah. Sebab, umumnya majlis akad nikah dihadiri banyak kaum lelaki yang bukan mahramnya, termasuk pegawai KUA.

Jikalaupun pengantin wanita ada di lokasi itu, hanya saja dia dibalik tabir, karena pernikahan dilangsungkan dengan wali si wanita.

“Apabila kamu meminta sesuatu (keperluan) kepada mereka (wanita yang bukan mahram), maka mintalah dari belakang tabir. Cara yang demikian itu lebih suci bagi hatimu dan hati mereka.” (QS. Al-Ahzab: 53)

Semua orang tentu menginginkan hatinya lebih suci, sebagaimana yang firman Allah SWT. Karena itulah, ayat ini tidak sekedar berlaku untuk para istri Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam tapi juga untuk semua mukmin.

BACA JUGA: Mereka Pacaran, Tapi Kok Endingnya Nikah?

Apabila dalam kondisi normal ini ada lelaki yang hendak menyampaikan kebutuhan atau hajat tertentu kepada wanita yang bukan mahram, Allah syariatkan agar dilakukan di balik hijab.

Maka kita pun memberikan peraturan yang lebih ketat atau setidaknya semisal untuk peristiwa akad nikah. Sebab umumnya dalam kondisi ini, pengantin wanita berada pada keadaan paling menawan dan paling indah dipandang. Dengan riasan wajah yang tidak pada umumnya dikenakan. Wallahu a’lam []

About Dini Koswarini

Check Also

8 Syarat yang Membuat Pernikahan Penuh Berkah

Menikah adalah ibadah, menikah adalah realisasi dari ketaatan kepada Allah dan Rasul, menikah adalah bagian dari aplikasi syari’ah. Maka luruskan niat, ikhlas karena Allah, karena menikah akan menjadi ibadah terpanjang dalam kehidupan manusia.

Tinggalkan Balasan