Ruang Muslimah
Inspiring and Educating Muslim Woman

Hukum Memakai Parfum beralkohol

0

Kandungan alkohol pada parfum kerap kali ditemui. Entah itu seberapa banyak atau seberapa sedikit kandungan didalamnya. Lalu, bagaimana jika parfum beralkohol itu digunakan saat mau shalat?

Sebenarnya permasalah boleh atau tidaknya menggunakan parfum yang beralkohol masih diperselisihkan oleh para ulama. Hal ini bersumber dari perselisihan ulama mengenai najis tidaknya alkohol tersebut.

BACA JUGA: Apakah Termasuk Zina Jika Wanita Pakai Parfum?

Adapun yang mengatakan jika alkohol itu tidak najis ialah pendapat Syaikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin rahimahullah. Berdasarkan dalil sebagai berikut:

“Hai orang-orang yang beriman, Sesungguhnya (meminum) khamr, berjudi, (berkorban untuk) berhala, mengundi nasib dengan panah adalah rijs (perbuatan keji).” (QS. Al Maidah: 90)

Pada ayat ini, Allah menjelaskan bahwa khamr, judi, berhala, mengundi nasib dengan panah adalah rijs (najis). Namun, najis yang dimaksud pada ayat ini adalah najis secara maknawi, bukan bendanya bersifat najis.

Hal ini ditunjukan dengan adanya penyatuan keempat perkara di atas, di mana keempat perkara ini memiliki satu sifat yang sama yaitu rijs. Sebab, telah diketahui bersama bahwasanya judi, berhala dan panah itu bukanlah benda najis, namun ketiganya najis secara maknawi, maka begitu pula dengan khamr (alkohol), maka ia pun najis namun secara maknawi (perbuatannya yang keji) bukan benda atau zatnya.

Syaikh Ibnu Utsaimin menjelaskan terkait hukum memakai parfum yang beralkohol. Maka beliau menyatakan bahwa yang lebih baik adalah kita bersikap berhati-hati yaitu dengan tidak memakainya.

Sebab, Allah berfirman tentang khamr dalam surah Al Maaidah ayat 90, “Hai orang-orang yang beriman, sesungguhnya (meminum) khamar, berjudi, (berkorban untuk) berhala, mengundi nasib dengan panah, adalah termasuk perbuatan keji di antara perbuatan syaitan. Maka jauhilah perbuatan-perbuatan itu agar kamu mendapat keberuntungan.”

Allah telah memerintahkan kita agar menjauhi hal tersebut. Di mana perintah ini mutlak, bukan hanya sekedar dikonsumsi (meminumnya) atau memakainya (bukan untuk diminum). Oleh karena itulah yang lebih baik adalah hati-hati.

BACA JUGA: 9 Tips Khusyu dalam Shalat

Akan tetapi, beliau pun menegaskan bahwa beliau tidak menggunakan minyak wangi yang mengandung alkohol, namun beliau juga tidak melarang orang lain untuk menggunakannya.

Dan dikarenakan di negeri kita sudah banyak parfum yang tidak mengandung alkohol, maka pakailah yang sama sekali tidak mengandung alkohol. []

SUMBER: MUSLIM



Artikel Terkait :

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Loading...

You might also like
Comments
Loading...

Maaf Ukhti Antum Offline

Lewat ke baris perkakas