Ruang Muslimah
Inspiring and Educating Muslim Woman

Saat Orangtua Lebih Mencintai Salah Seorang Anak

0

Sewajanya apabila orangtua menyayangi anak-anaknya. Sebab kecintaan orangtua terhadap anaknya merupakan sebuah perkara yang alamiah (naluri) yang Allah Ta’ala tanamkan di hati mereka.

“Dan Aku telah melimpahkan kepadamu kasih sayang yang datang dari–Ku.” (QS. Thaha [20]: 39)

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam pun bersabda, “Sesungguhnya aku telah diberikan anugerah cintanya (Khadijah).” (HR. Muslim no. 2435)

BACA JUGA: Ajari Adab Sebelum Tidur pada Anak Lewat Film Nussa dan Rara

Jadi, intinya cinta merupakan anugerah dari Allah. Tapi, bagaimana bila jatuhnya, orangtua hanya mencintai salah seorang anak saja.

Padahal, pada dasarnya kecintaan yang berasal dari Allah itu tidak menyebabkan kezaliman pada anak yang lainnya, atau mengurangi hak-hak mereka.

Memang merupakan hal yang wajar, apabila orangtua lebih menyayangi anaknya yang sholih daripada yang biasa saja. Namun, kedua orang tua tetap tidak boleh berlebihan dalam mengekspresikan atau menunjukkan kecintaannya kepada sang anak yang taat ini.

Semisal, lewat kata-kata. “Si Fulan ini lebih baik dari kamu karena dia taat, rajin shalat dan puasa.”

Atau kata-kata semacamya yang mampu membuat anak tersinggung. Tapi, orangtua hanya boleh mengucapkan perkataan yang mampu memotovasinya.

Sebab, perhatian yang berlebihan dapat membuat anak-anak yang lainnya merasa iri. Sperti kisah Nabi Ya’kub.

“Sesungguhnya ada beberapa tanda-tanda kekuasaan Allah pada (kisah) Yusuf dan saudara-saudaranya bagi orang-orang yang bertanya. (Yaitu) ketika mereka berkata, ‘Sesungguhnya Yusuf dan saudara kandungnya (Bunyamin –Tafsir Jalalain) lebih dicintai oleh ayah kita dari pada kita sendiri, padahal kita (ini) adalah satu golongan (banyak, –pen.). Sesungguhnya ayah kita di dalam kekeliruan yang nyata.” (QS. Yusuf [12]: 7-8)

Bahkan, sampai-sampai saudara Yusuf (putra Nabi Ya’kub) berniat untuk menghabisi Yusuf (Putra kesayangan Nabi Ya’kub).

“Bunuhlah Yusuf atau buanglah dia ke suatu daerah (yang tidak dikenal) supaya perhatian ayahmu tertumpah kepadamu saja, dan sesudah itu hendaklah kamu menjadi orang-orang yang baik.” (QS. Yusuf [12]: 9)

BACA JUGA: Rasulullah Anjurkan Tiga Waktu yang Tepat untuk Bimbing Anak

Padahal Nabi Ya’kub mencintai Nabi Yusuf tanpa mengurangi hak anak-anaknya yang lain.

Kesimpulannya ialah, bila kecintaan yang sedikit berlebih kepada salah seorang anak pada dasarnya tidak terlarang. Namun, alangkah baiknya kedua orangtua hendaknya semaksimal mungkin berusaha untuk tidak menampakkannya agar tidak terjadi sesuatu yang tidak diinginkan di antara anak-anaknya. []

Loading...

SUMBER: MUSLIMAH



Artikel Terkait :

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Loading...
You might also like

Tinggalkan balasan

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Maaf Ukhti Antum Offline