Ruang Muslimah
Inspiring and Educating Muslim Woman

Waw, Suara Air Hujan Ternyata Mampu Usir Stres dan Redakan Depresi

0

Allahumma shoyyiban nafi’an, ini merupakan doa yang biasa kita ucap setiap kali turun hujan. Menurut dari Riwayat Hadist Bukhari, dari Aisyah istri Nabi, bahwa Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wasallam ketika melihat hujan mengucapkan doa tersebut.

Selain daripada itu, hujan pun memiliki manfaat lainnya yang jarang diketahui. Ternyata, untuk sebagian orang, hujan dianggap bisa memberikan ketenangan.

BACA JUGA: Ketika Kita Meminta Pelangi, Allah Memberi Kita Hujan

Suara rintik hujan dinilai memberi efek menenangkan, bahkan ada sejumlah orang yang menganggap suara hujan bisa menjadi terapi untuk mengatasi depresi.

Dikutip dari Health Line, seorang psikolog bernama Emily Mendez, mengatakan bahwa setiap orang pada dasarnya mengalami depresi ringan. Salah satu cara mengatasinya yakni dengan mendengarkan suara rintik hujan.

Mendez menjelaskan jika hujan memiliki pola yang dapat diprediksi. Sehingga Otak akan memprosesnya sebagai suara yang tidak mengancam dan efeknya mampu menenangkan.

Maka tak heran di beberapa tempat, seperti panti pijat maupun pusat kebugaran, rekaman suara rintik hujan menjadi salah satu media yang membantu meditasi sehingga dapat merelaksasi tubuh.

BACA JUGA: Makna Dibalik Doa Turun Hujan

Berdasarkan hasil penelitian lain menyebut suara rintik hujan dapat meningkatkan kualitas tidur dan mengurangi ketegangan pada otak. Bahkan, aroma yang muncul pada tanah basah yang tersiram air hujan dapat merangsang indera penciuman yang diterjemahkan otak dengan efek ketenangan.

Orang-orang yang menyukai hujan biasanya memiliki kepekaan dan selalu berpikiran positif. Itulah sebabnya, mengapa suara gemericik air hujan bisa menjadi membantu mengatasi depresi. []

SUMBER: TEMPO



Artikel Terkait :

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Loading...
You might also like

Tinggalkan balasan

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Maaf Ukhti Antum Offline