Ruang Muslimah
Inspiring and Educating Muslim Woman

Toilet Training? Jangan Paksa Anak

0

Semu orangtua sepakat jika mendidik anak itu tidaklah mudah. Menghadapi anak harus dengan kelembutan serta ketegasan. Bukan kekerasan dan pemaksaan. Sama halnya seperti sata mengajarkan toilet training.

Tak jarang anak akan lebih cocok ketika memakai popok. Hingga membuatnya malas ke kamar toilet, meski hanya sekedar buang air. Tentu saja kebiasaan ini tidaklah baik jika dilakukan terus-menerus hingga anak menjadi semakin besar. Lalu, bunda harus bagaimana?

BACA JUGA: Kiat-kiat Hindarkan Anak dari Pengaruh Seks Bebas

Perlunya mengenali tanda anak siap toilet training pada sangat penting. Pasalnya, tidak semua anak memiliki kemauan sendiri melepas diri dari popoknya.

Sedangkan apabila penggunaan popok terlalu lama, dapat memberikan dampak buruk bagi si kecil.

Lalu, apa saja tanda anak siap untuk toilet training?

Harus diperhatikan jika saat anak masih berada di usia yang sangat dini, jangan terlalu dipaksa. Tapi juga jangan sampai bunda telat untuk melakukannya. Berikut ini beberapa tanda anak yang siap melakukan toilet training yang perlu diketahui:

1. Kenali Tanda Fisik

Mempertimbangkan saat anak sudah dapat berjalan dengan baik, dan harus kita juga memerhatikan durasi selama ia buang air kecil. Jika anak didapati tidak pipis selama dua jam di siang hari, berarti itu menandakan anak sudah mulai dapat merasakan kapan seharusnya ia ingin buang air kecil atau tidak.

2. Lihat Perilaku

Anak yang siap training toilet harus mampu duduk dalam satu posisi selama 2-5 menit. Selain itu, dapat dilihat jika anak dapat menarik celananya ke atas dan ke bawah, serta menunjukkan rasa tidak suka saat mengenakan popok yang sudah kotor.

Adapun perilakunya yang paling peka ialah saat anak menunjukkan minatnya ketika ada anggota keluarga yang pergi ke kamar mandi.

Sikap yang akan ditunjukannya bisa berupa tanda fisik maupun verbal saat dirinya merasakan tidak nyaman pada perutnya seperti berjongkok atau mengadu pada orang di dekatnya.

3. Tanda Kognitif

Dapat dilihat juga melalui pemahamannya terhadap sinyal fisik, yang mengharuskannya masuk toilet atau bahkan dapat menahannya hingga masuk toilet. Ini sudah jelas jika anak siap berlatih menggunakan toilet sendiri.

Setelah anak dirasa dapat memenuhi semua syarat itu, maka satu lagi yang perlu diperhatikan dengan baik. Apakah anak sudah dapat mengikuti perintah sederhana atau belum?

Loading...

BACA JUGA: Ini Cara Dude Harlino Ajarkan Anak Membaca Alquran

Misalnya bisa dengan mengetesnya mengambil sabun, menyiram dengan air, dan sejenisnya. Tapi, yang harus diperhatikan kembali untuk training toilet ini adalah usia anak yang sudah cukup yaitu sekitar 18 bulan.

Jangan memaksakan hal ini pada anak yang baru menginjak usia 1 tahun, karena mereka belum dapat mengendalikan keinginan buang air kecil []

SUMBER: MOESLIM LIFESTYLE



Artikel Terkait :

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Loading...

You might also like
Comments
Loading...

Maaf Ukhti Antum Offline

Lewat ke baris perkakas