Ruang Muslimah
Inspiring and Educating Muslim Woman

[vc_row][vc_column offset=”vc_hidden-lg”][vc_btn title=”Populer” style=”3d” color=”danger” link=”url:https%3A%2F%2Fwww.ruangmuslimah.co%2Fartikel-muslimah-populer%2F%3Futm_source%3Dpost%26utm_medium%3Dtombol%26utm_campaign%3Dterpopuler||target:%20_blank|”][vc_btn title=”Terbaru” style=”3d” color=”danger” link=”url:https%3A%2F%2Fwww.ruangmuslimah.co%2Fartikel-terbaru%2F%3Futm_source%3Dpost%26utm_medium%3Dtombol%26utm_campaign%3Dterbaru|||”][vc_btn title=”Bertanya?” style=”3d” color=”green” link=”url:https%3A%2F%2Fwww.ruangmuslimah.co%2Fforums%2Ftopik%2Fbaca-sebelum-tanya-jawab-2%2F%3Futm_source%3Dpost%26utm_medium%3Dtombol%26utm_campaign%3Dbertanya||target:%20_blank|”][vc_btn title=”Join” style=”3d” color=”green” link=”url:https%3A%2F%2Fwww.ruangmuslimah.co%2Fregister%2F%3Futm_source%3Dpost%26utm_medium%3Dtombol%26utm_campaign%3Ddaftar|||”][/vc_column][/vc_row]

Apa Itu Metode Persalinan Water Birth? Apakah Aman?

0

Terkait metode persalinan memang menjadi keputusan ayah dan bunda. Umumnya, ibu melahirkan dengan proses persalinan normal atau operasi caesar. Lalu, gimana dengan metode persalinan water birth yang mulai dikenal oleh beberapa kalangan ini?

Metode water birth sendiri ialah proses melahirkan normal namun dengan berendam di air ketika proses kontraksi hingga pecah ketuban, bahkan hingga putus tali ari-ari.

BACA JUGA: Bagaimana Pengobatan Ibu Hamil yang Terkena Flu?

Dr Sharon Mikol yang merupakan dokter spesialis kandungan dan kebidanan, ibu hamil yang memiliki risiko tinggi disarankan tidak mencoba melahirkan dengan metode water birth. Ia pun bilang jika ibu ingin melahirkan dengan metode water birth sebaiknya berkonsultasi dengan dokter terakit.

Dia menambahkan, ada beberapa kondisi ibu hamil yang tidak disarankan menerapkan metode persalinan ini yaitu:

1. Ibu yang memiliki riwayat melahirkan prematur
2. Ibu hamil dengan perkiraan anak kembar
3. Ibu yang mengalami masalah (kelebihan) berat badan
4. Tekanan darah ibu yang meningkat
5. Ibu yang mengalami pendarahan
6. Air ketuban yang sudah pecah

“Saat ibu memilih metode persalinan water birth, setelah bayi lahir air menjadi keruh sebab tercampur darah, urine dan cairan yang keluar dari mulut rahim. Kondisi ini pastinya tidak higienis bagi bayi,” ujarnya.

BACA JUGA: Muslimah, Ketahui Ini 9 Fakta Tentang Melahirkan

Sementara itu, Dr Joseph Wax dari American College of Obstetricians and Gynecologists (ACOG) mengatakan berbagai studi sudah membuktikan risiko infeksi, putus tali pusar hingga perdarahan akibat proses melahirkan di air akibat dari metode ini. Meski begitu, air memang terbukti bisa meredakan rasa nyeri yang ibu alami saat persalinan.

“Boleh-boleh saja ibu berendam di air ketika proses kontraksi hingga pecah ketuban. Namun ketika proses pembukaan, ibu harus diangkat dan dipindahkan ke ranjang atau kasur yang kering,” kata Joseph dilansir detikcom. []



Artikel Terkait :
Loading...
You might also like

Tinggalkan balasan

Your email address will not be published.

Maaf Ukhti Antum Offline