Ruang Muslimah
Inspiring and Educating Muslim Woman

Awas, Ini 4 Bahaya Makan Makanan Panas Secara Langsung

0

Di musim hujan seperti ini biasanya makanan hangat menjadi sahabat yang setia. Tak jarang juga makanan masih panas kita sudah santap. Memang ada sensasi tersendiri saat menikmati makanannya.

Tapi, akan meninggalkan rasa perih seperti terbakar atau mati rasa pada lidah. Meski, akan hilang dalam beberapa waktu, bijaknya hindari kebiasaan buruk itu.

BACA JUGA: Cireng Nasi Sambel Rujak, Cocok untuk Camilan di Musim Hujan

Namun, selain berakibat pada lidah yang seperti terbakar, siapa sangka jika kebiasaan mengonsumsi makanan yang masih dalam kondisi panas ternyata bisa menyebabkan gangguan pencernan. Apalagi terbiasa mengonsumsinya dan dilanjutkan dengan minuman yang dingin seperti es.

Ini membuat makanan yang masuk ke dalam perut semakin sulit untuk dicerna. Bahkan banyak kasus sampai sakit perut akibat kebiasaan ini.

Lalu, bagaimana saran terbaiknya?

Saat makanan panas, ada baiknya menunggu sampai hangat atau dingin. Setelah mengonsumsi makanan itu, dianjurkan meminum minuman yang suhunya hangat pula atau normal, sehingga tidak akan menyebabkan efek buruk.

Dampak buruknya pun bisa berpengaruh pada kesehatan gigi. Meski gigi termasuk organ tubuh yang paling kuat dan keras, faktanya paparan suhu panas yang berasal dari makanan apalagi dengan frekuensi yang sering akan mampu membuat gigi rusak.

BACA JUGA: Makna Dibalik Doa Turun Hujan

Setelah jaringan gigi yang semakin melemah dan saraf gigi yang mengalami kerusakan, maka risiko untuk terkena masalah gigi sensitif akan meningkat. Jika hal ini sampai terjadi, maka gigi tidak akan lagi kuat menggigit atau minuman dingin karena akan terasa ngilu dan tidak nyaman.

Dengan fakta yang ada, kesimpulannya ialah jangan langsung mengonsumsi makanan yang masih benar-benar panas. Tunggulah sebentar sampai suhunya menjadi lebih nyaman bagi pencernaan, lidah, dan gigi. []



Artikel Terkait :

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Loading...
You might also like

Tinggalkan balasan

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Maaf Ukhti Antum Offline