Breaking News
4 Mitos yang Salah tentang Telur
Foto: Hello Sehat

4 Mitos yang Salah tentang Telur

Telur banyak dikenal karena kandungan protein dan kolesterolnya. Padahal, telur berbagai zat gizi seperti protein, vitamin, mineral, hingga omega 3 di dalamnya.

Selain itu, tidak sedikit mitos yang beredar tentang telur. Sehingga hal itu membuat banyak orang jadi salah kaprah. Berikut ini mitos tentang telur yang salah:

BACA JUGA: Resep Bolu untuk yang Alergi Telur

Putih Telur Lebih Baik Dibanding Kuningnya

Fakta yang ada menunjukan jika vitamin dan mineral pada telur lebih banyak terkandung di dalam kuning telurnya.

Bahkan beberapa vitamin yang terkandung pada kuning telur seperti vitamin D, vitamin A, vitamin E, kolin, lutein, dan zeaxanthin berfungsi menjaga kesehatan dan memaksimalkan fungsi tubuh.

Sedangkan, pada putih telur hanya terdapat kandungan protein sekitar 60% dan 40% daripada kuning telur.

Menjadi Penyebab Naiknya Kadar Kolesterol

Memang, hal ini tidak sepenuhnya salah,  tingginya kadar kolesterol terutama pada bagian kuning telur.

Dalam satu kuning telur mengandung sampai 186 mg kolesterol, sementara itu batas asupan kolesterol yang dianjurkan adalah 300 mg per harinya.

Jadi, tentu saja mengonsumsi 2 telur akan melebihi batas anjuran kolesterol, belum lagi yang kita dapatkan dari makanan lainnya.

Tapi, kekhawatiran ini dapat diatasi dengan mengawasi jenis asupan makanan lain yang akan kita konsumsi.

Meskipun begitu, telur tidak terlalu berpotensi tinggi dalam kenaikan kadar kolesterol dibandingkan daging, mentega, dan susu beserta olahannya.

Risiko Tinggi Penyebab Keracunan Makanan

Timbulnya alergi dan keracunan makanan terkadang membuat orang menghindari asupan telur.

Memang faktanya, telur mengandung bakteri salmonella dan dapat menyebabkan penyakit, terutama bagi orang yang berisiko seperti bayi dan anak-anak, orang tua, serta wanita hamil.

Loading...

Namun, semua kekhawatiran itu sebenarnya dapat dicegah dengan menyimpan telur serta memasaknya dengan benar.

BACA JUGA: Lima Tips Merebus dan Mengupas Telur Agar Hasil Sempurna

Penyebab Risiko Jantung Meningkat

Hal ini berhubungan dengan kadar kolesterol yang dimiliki oleh telur. Kolesterol jahat merupakan salah satu faktor terbesar dalam kasus penyakit jantung.

Pada akhirnya inilah yang membuat banyak orang akhirnya menghindari makanan yang mengandung telur karena kandungan kolesterolnya. Padahal ini sudah dijelaskan sebelumnya, jika asupan makanan diseimbangkan maka tidak akan berbahaya. Tapi, meski begitu aa baiknya sekelompok orang tertentu membatasi konsumsi telur yang dihasilkan dari olahan makanan lain. []



Artikel Terkait :

About Dini Koswarini

Check Also

4 Buah yang Diyakini Dapat Atasi Radang Tenggorokan

Selain karena teksturnya yang lembut sehingga mudah untuk ditelan, buah pisang juga akan membantu proses penyembuhan radang tenggorokan yang sedang Anda derita. Hal ini karena buah pisang mengandung vitamin B6, vitamin C, dan kalium yang tinggi.

Tinggalkan Balasan