Ruang Muslimah
Inspiring and Educating Muslim Woman

[vc_row][vc_column offset=”vc_hidden-lg”][vc_btn title=”Populer” style=”3d” color=”danger” link=”url:https%3A%2F%2Fwww.ruangmuslimah.co%2Fartikel-muslimah-populer%2F%3Futm_source%3Dpost%26utm_medium%3Dtombol%26utm_campaign%3Dterpopuler||target:%20_blank|”][vc_btn title=”Terbaru” style=”3d” color=”danger” link=”url:https%3A%2F%2Fwww.ruangmuslimah.co%2Fartikel-terbaru%2F%3Futm_source%3Dpost%26utm_medium%3Dtombol%26utm_campaign%3Dterbaru|||”][vc_btn title=”Bertanya?” style=”3d” color=”green” link=”url:https%3A%2F%2Fwww.ruangmuslimah.co%2Fforums%2Ftopik%2Fbaca-sebelum-tanya-jawab-2%2F%3Futm_source%3Dpost%26utm_medium%3Dtombol%26utm_campaign%3Dbertanya||target:%20_blank|”][vc_btn title=”Join” style=”3d” color=”green” link=”url:https%3A%2F%2Fwww.ruangmuslimah.co%2Fregister%2F%3Futm_source%3Dpost%26utm_medium%3Dtombol%26utm_campaign%3Ddaftar|||”][/vc_column][/vc_row]

Menjadi Seorang Muslim dan Warga Paman Sam, Why Not?

0

CENTRO Islámico, satu-satunya masjid di Amerika yang didirikan khusus untuk warga Muslim yang belajar bahasa Spanyol. Selain itu komunitas Muslim ini akan merayakan acara Cinco de Mayo, pertama pada tanggal 9 Mei 2016. Cinco de Mayo adalah perayaan yang diadakan setiap satu tahun sekali pada tanggal 5 Mei untuk memperingati jasa-jasa tentara Meksiko menang melawan Perancis pada Battle of Puebla tahun 1862 silam.

Setelah sebelumnya sebuah Islamic Center di New York, Alianza Islamica, ditutup pada tahun 2005. Ini menjadi alasan untuk mendirikan Centro Islamico. Hingga pada 30 Januari 2016, sekitar 18 orang telah mengucapkan syahadat di Masjid yang berdiri di Huston, Texas.

Setidaknya, 55 juta orang keturunan Hispanik, Amerika Serikat, dan lebih dari 3 juta Muslim, tinggal di negara pamansam ini. Dengan demikian dapat diperkirakan bahwa jumlah penduduk Muslim di AS berkisar 30.000 sampai 300.000 jiwa. Selain itu, sekitar 1.000 orang bergabung dengan perkumpulan Muslim di Masjid Centro Islamico. Tepatnya perkumpulantersebut didirikan oleh Muslim asal Kolombia, Jamie Flecther.

“Kami dapat berkumpul di Masjid yang berbeda, kemudian kami menyiapkan tempat untuk warga Hispanik belajar tentang Islam” tutur Magidel Morris, salah satu Muslimah di komunitas itu.

Terkadang, saat warga asal keturunan Amerika di sini ingin belajar Islam, terdapat tantangan yang ada di dalamnya. Yaitu saat penduduk Hispanik tidak bisa menggunakan bahasa Inggris, sehingga tidak ada orang yang dapat melayani mereka. Itulah alasan, mengapa para anggota perkumpulan Muslim ini perlu belajar bahasa Spanyol. Tujuannya yaitu, untuk memudahkan orang lain untuk memahami Islam.

“Mengapa tidak, kita dapat menerapkan aturan Islam dalam diri kita dan tetap menjadi orang Latin,” ujar Flecter.

“Selain itu, mereka juga dapat menggabungkan arti kuat menjadi seorang Muslim dan warga Amerika,” pungkas Ken Chitwood, seorang mahasiswa PhD di University of Florida. []

Sumber: The Guardian



Artikel Terkait :
Loading...
You might also like

Tinggalkan balasan

Your email address will not be published.

Maaf Ukhti Antum Offline