Ruang Muslimah
Inspiring and Educating Muslim Woman

Makna Dibalik Doa Turun Hujan

0

Hujan adalah fenomena air yang turun dari langit akibat tidak kuatnya awan menampung debit uap air. Hujan sering kali dinantikan kehadirannya oleh sebagian besar masyarakat, khususnya pada saat musim kemarau.

Ada baiknya, saat hujan turun kita membaca do’a:

 اللَّهُمَّ صَيِبًا نَافِعًا

Artinya : “Ya Allah, turunkanlah kami hujan yang bermanfaat untuk kami” (HR. Ahmad Bukhari dan yang lainnya).

BACA JUGA: Do’a Khusyuk di Waktu Hujan

Kenapa kita dianjurkan membaca doa tersebut?

Tentu saja karena dalam doa tersebut kita berharap agar hujan yang diturunkan oleh Allah akan memberikan banyak manfaat bagi kehidupan di muka bumi ini. Adapun sebagian orang yang mencela akan turunnya hujan, sesungguhnya mereka belum pernah merasakan suatu kondisi dimana air sangatlah dibutuhkan bagi kelangsungan hidup makhluk hidup.

Lalu bagaimana dengan hujan deras yang membuat banjir? Apakah itu juga berkah?

Hujan pada dasarnya memanglah berkah yang Allah turunkan untuk makhluknya yang berada di bumi. Coba bayangkan ketika disekitar kita tidak ada sumber air sama sekali, sudah tentu tumbuhan dan hewan akan mati karena kekeringan dan kehausan. Begitu pun dengan kita.

Lalu, setelah itu turunlah hujan deras yang membasahi tanah. Bukankah hewan,tumbuhan, dan manusia akan merasa senang karena mendapatkan sumber air?

Hujan dan banjir adalah persoalan yang berbeda. Hujan datang membawa berkah atas izin Allah. Sedangkan banjir datang karena ulah manusia yang tidak menajga kebersihan lingkungannya dengan baik.

BACA JUGA: Anak Katak Takut Hujan

Banjir juga disebabkan oleh adanya perusakan alam yang dilakukan oleh manusia. Jadi, bisa diakatakan apabila banjir itu buatan manusia yang tidak bertanggung-jawab atas lingkungan sekitarnya.

Semoga dengan adanya tulisan ini, membuat kita menjadi lebih bersyukur atas turunnya hujan ditengah kondisi kita yang masih dilanda kemarau panjang. []

SUMBER: DALAMISLAM



Artikel Terkait :

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Loading...

You might also like
Comments
Loading...

Maaf Ukhti Antum Offline

Lewat ke baris perkakas