Ruang Muslimah
Inspiring and Educating Muslim Woman

Tips Atur Pola Makan untuk Ibu Hamil

0

Wanita memerlukan asupan makanan rata-rata 2.200 kalori per hari. Sementara itu, ibu hamil butuh kalori tambahan sebanyak 300 kalori, sehingga menjadi 2.500 per hari.

Tambahan kalori per hari ini penting untuk menjaga kesehatan ibu dan janin sehingga, jika bunda hamil anak kembar kebutuhannya pun ikut meningkat. Mencapai 3.500 kalori per hari.

BACA JUGA: Flek Saat Hamil

Maka dari itu, bunda disarankan mengonsumsi lebih banyak makanan yang sehat dan bergizi.

Lalu, apa saja asupan untuk ibu hamil agar menambah berat janin?

1. Asupan Karbohidrat

Untuk mendapatkan sumber karbohidrat yang baik bunda bisa mengonsumsi biji-bijian, buah-buahan, sayuran, karang polong dan juga susu rendah lemak.

2. Tambahan Lemak tak jenuh

Dalam pola makan ibu hamil, penting sekali memaksimalkan penyerapan nutrisi. Asupan lemak tak jenuh bisa membantu pertumbuhan janin dan memastikan plasenta Anda sehat. Karena, janin juga membutuhkan vitamin dan mineral untuk pertumbuhan dan perkembangannya.

Tetapi, bukan berarti bunda bisa bebas memakan apapun yang diinginkan. Bunda bisa mendapatkan tambahan lemak tak jenuh dari alpukat, kacang-kacangan, biji-bijian, minyak zaitun dan ikan berlemak seperti salmon.

3. Zat besi sebagai bagian penting

Zat besi dibutuhkan saat bunda belum hamil. Tetapi, meski begitu bunda justru membutuhkan zat besi dua kali lebih banyak pada trimester kedua dan ketiga.

Selain itu, perlu diperhatikan jika bunda hanya membutuhkan zat besi yang sedikit pada saat trimester pertama. Karena suplemen zat besi pada trimester pertama justru malah dapat memperparah morning sickness.

Zat besi merupakan bagian penting dari sel darah merah, juga membantu pertumbuhan plasenta dan janin. Serta dapat membantu bunda membangun ketahanan terhadap stres dan penyakit dan mampu menghindarkan bunda dari kelelahan, kelemahan, mudah tersinggung, dan depresi.

Bunda bisa mendapatkan sumber zat besi yang baik dari gandum utuh, daging sapi tanpa lemak, buah kering dan kacang-kacangan, dan sayuran hijau.

4. Protein untuk perkembangan otak

Loading...

Selama masa kehamilan bunda disarankan mengonsumsi protein 90-100 gram per hari. Protein ini sendiri penting untuk keseluruhan proses perkembangan bayi, meningkatkan pertumbuhan janin serta menambah berat janin terutama perkembangan otak.

Bunda bisa mendapatkan sumber protein sehat untuk konsumsi contohnya; kacang almond, ayam, daging sapi tanpa lemak, ikan, dan makanan olahan susu (termasuk keju, susu, dan yogurt).

Bunda juga bisa menambahkan keju rendah lemah atau selai kacang sebagai menu makanan atau camilan.

5. Mengonsumsi Asam Folat

Dengan mengonsumsi asam folat sebelum dan selama kehamilan dini, bunda dapat mengurangi kemungkinan memiliki bayi dengan cacat tabung saraf atau cacat lahir lainnya. Selain itu asam folat merupakan salah satu jenis vitamin B.

Bunda yang hamil dengan bayi kembar atau lebih sebaiknya mengkonsumsi 1 mg asam folat setiap hari. Untuk wanita usia subur, perlu 0,4 mg sampai 0,8 mg asam folat dari makanan, suplemen, atau campuran makanan ditambah suplemen.

Jumlah ini dapat ditemukan pada kebanyakan multivitamin satu kali sehari.

6. Tambahan kalsium

Untuk membangun tulang dan gigi yang kuat, kalsium mampu menjadi peran yang baik. Kalsium juga memungkinkan mampu membuat darah menggumpal secara normal, saraf berfungsi dengan baik, dan jantung berdetak normal.

Untuk mendapatkan 1.000 miligram (mg) per hari, bunda yang sedang hamil dan menyusui bisa mendapatkan asupan kalsium dengan makan atau minum empat porsi produk susu setiap hari.

Tidak hanya itu, sumber kalsium lainnya mampu didapatkan dari sayuran hijau (seperti sawi, lobak hijau), bok choy, kangkung, selada air, brokoli, kembang kol, jagung, jus jeruk, almond, dan biji wijen yang diperkaya.

7. Asupan gula

BACA JUGA: Stop Menambahkan Gula pada Jus Buah Segar

Bunda yang sedang hamil pasti tidak asing lagi jika meminta mangga asam, tetapi alangkah lebih baiknya bunda mengonsumsi buah segar yang mampu memberikan asupan gula pada janin. Tetapi jangan berlebihan ya bun, cukup 100 kalori perhari.

Untuk bunda yang sedang hamil tenang saja, bunda masih bisa menikmati coklat hitam sebagai camilan sehat. []



Artikel Terkait :

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Loading...
You might also like

Tinggalkan balasan

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Maaf Ukhti Antum Offline