Ruang Muslimah
Inspiring and Educating Muslim Woman

Waspadai, Budaya Asing Rubah Identitas Muslimah

0

Saat ini, banyak budaya asing yang masuk ke Indonesia. Seperti budaya barat yang banyak berasal dari Amerika dan Eropa. Namun, akhir-akhir ini di Indonesia juga dipenuhi oleh budaya dari negeri timur seperti Jepang, China, dan Korea Selatan.

Korea Selatan dan Jepang saat ini menjadi trend anak muda Indonesia. Hal ini mengundang pro-kontra, terutama bagi masyarakat Indonesia yang beragama Islam.

BACA JUGA: Budaya yang Hilang di Zaman Now

Disatu sisi, pengaruh budaya luar memang merugikan. Seperti hal nya narkoba, sex bebas, perilaku konsumtif, dan lain-lain. Disatu sisi, pengaruh budaya luar membawa dampak positif seperti naiknya devisa negara, adanya akulturasi kebudayaan, semakin majunya teknologi, dan lain-lain.

Sepertinya yang kita ketahui, saat ini remaja di Indonesia tengah digandrungi oleh virus k-pop. Bahkan para remaja muslimah pun banyak yang terkena virus tersebut.

Hal ini dapat ditunjukkan dengan banyaknya penonton yang memakai hijab ketika konser berlangsung. Apabila kita melihat dari pandangan psikologis, hal tersebut dianggap wajar karena musik dapat memberikan kebahagian secara tidak langsung.

Namun, bagaimana dari segi agama?

Tentu saja hal ini dapat mengurangi nilai akhlak para muslimah. Para muslimah seharusnya tidak diperkenankan untuk melihat seseorang yang bukan mahramnya. Sedangkan ketika sedang menonton konser, tentu bukan melihat saja tapi juga mendengar suara dan berdekatan dengan lelaki yang bukan mahramnya.

Lantas bagaimana kita mengatasi hal tersebut?

BACA JUGA: Muslimah, Kenali Tanda Stres dalam Keluarga

Sudah pasti yang pertama adalah kita membatasi diri kita sendiri dengan memperbanyak beribadah kepada Allah. Kita juga harus lebih sering membaca dan mendengarkan ayat suci Al-Qur’an agar diri kita mendapatkan ketenangan dan kebahagiaan batiniah.

Kita juga harus sering bergaul dengan orang-orang shalih sehingga kita pun menjadi terbiasa dengan kebiasaan baik mereka. Semoga penulis dan kaum muslimin yang membaca terutama kaum muslimah, kembali beristiqomah dalam menerapkan syari’at islam di kehidupan sehari-hari. []

Redaktur: Mia Aprilia



Artikel Terkait :

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Loading...

Tinggalkan balasan

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Maaf Ukhti Antum Offline