Ruang Muslimah
Inspiring and Educating Muslim Woman

Peran Penting Ayah dalam Mengasuh Anak

0

Dalam mendidik anak tidak hanya diperlukan ketegasan dan kedisiplinan. Namun juga diperlukan mendidik dengan hati. Yang berarti harus hadirnya hati ayah dan ibu.

Figur ayah dan ibu sangat penting bagi anak, dengan berinteraksi secara baik maka orang tua bisa mengambil hati anak juga.

Namun, rata-rata ibu yang hanya mengasuh anak dan ayah sibuk bekerja. Kesalahan seorang ayah ialah jika hal mengurus anak adalah urusan istri. Andaikan figurnya imbang, maka dimensi lateralitas otak kiri-kanan akan seimbang dan kemampuan otaknya maksimal.

BACA JUGA: Hati-hati Jika Anak Selalu Diasuh Pembantu

Tapi, bagaimana bisa ayah yang memiliki tanggung jawab mencari nafkah lalu mengasuh anak juga?

Bisa saja. Untuk membuat figur ayah dan ibu yang seimbang di hati anak hanya diperlukan perhatian diwaktu tertentu saja. Misalnya, sebelum ayah berangkat kerja selama makan Bersama ayah bisa berinteraksi dengan anak.

Saat ayah bekerja, ibu yang menemaninya seharian dengan segala kesibukan rumah, anak pun bisa dilibatkan sebagai pendekatan dengan buah hati.

Lalu, jika ayah pulang kerja selesai istirahat sejenak ayah bisa ikut mengajak si kecil membacakan buku cerita bersama ibu.

Waktu libur kerja pun ayah bisa memanfaatkan momen itu untu liburan atau bermain Bersama keluarga. Maka dengan hal itu, anak merasa jika ayahnya dekat.

Yang terpenting dalam hal ini ialah kemauan, niat untuk bersama-sama mendidik anak sebagai tanggung jawabnya. Dengan kedekatan ayah kepada anak, ibu pun akan merasa jika ayahnya memperdulikan keluarganya. Bukan hanya sekedar mencari uang yang tentu istri pun bisa melakukannya pula.

Dengan berkembangnya zaman yang sangat pesat, anak pun mudah terpapar pengaruh yang tidak baik. Maka, diperlukannya ayah sebagai pengatur bagi anak-anaknya.

Karena jika ayah hanya sebagai pengatur saja, maka anak akan merasa tertekan dan tidak akan mudah mendengarkan ucapan ayahnya. Bagitu pula jika ayah hanya sebagai temannya, maka tidak aka nada rasa hormat anak terhadapnya.

Namun, jika menjadi teman sekaligu pengatur, maka anak akan mendengarkan perintah ayahnya sebagaimana ayahnya yang siap menjadi tempat berbagi cerita, ide bahkan keinginannya.

Bunda pun jangan sesekali membiarkan anak dibesarkan oleh informasi yang tidka diketahui dari mana sumbernya.

Pentingnya menyertai pemahaman islam, jangan sampai anak jauh daru agama karena kita lupa mengenalkannya. Orangtua harus mampu mengenalkan Islam agar lekat dihatinya, dan harus menjadi sahabat untuknya.

BACA JUGA: Terbukti, 7 Cara Mendidik Anak Secara Islami

Loading...

Tapi, bagaimana jika ayah terlanjur jauh dari anak?

Salahsatu caranya, ayah harus menguasai permainan yang dikuasainya, dan ikut bermain bersamanya. Bisa juga berbagi cerita, dan mendengarkan ide dan impiannya.

Ketika ayah sampai dirumah jangan biarkan waktunya dikuasai oleh TV, ataupun gadget. Luangkan waktu untuk anak. Membantunya mengerjakan PR dan mengajak shalat berjamaah di masjid jauh lebih menyenangkan. Buatlah anak mencintai ayahnya. []



Artikel Terkait :

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Loading...

You might also like
Comments
Loading...

Maaf Ukhti Antum Offline

Lewat ke baris perkakas