Ruang Muslimah
Inspiring and Educating Muslim Woman

Ukh, Rawat Rasa Malu seperti Fatimah

0

Seperti yang sudah kita ketahui, Islam adalah agama yang sempurna dan tidak ada hal kecil pun yang tidak diatur oleh agama ini. Salah satu hal yang diatur dalam agama Islam adalah wanita. Allah menciptakan wanita sesuai dengan fitrahnya, yaitu menjadi perhiasan dunia dengan keshalihannya, dan malu adalah salah satu dari ciri keshalihan tersebut.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Sesungguhnya setiap agama itu memiliki akhlak dan akhlak Islam itu adalah rasa malu.” (HR. Ibnu Majah no. 4181. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini hasan)

Muslimah pentingnya menanam rasa malu dalam diri, untuk menjaga kehormatan seorang wanita. Malu ialah mahkota perempuan. Salah satu tauladan yang baik untuk Muslimah ialah Fatimah Az-zahra

BACA JUGA: Tidakkah Kita Malu?

Suatu ketika Asma melihat Fatimah, yang tak lain puteri Rasulullah itu menangis tersedu-sedu. Hingga membuat Asma bertanya, “Wahai putri Rasulullah, kenapa engkau menangis melihat jenazah itu? Ada apa dengan jenazah itu?”

Sayyidah Fatimah radiallahu’anha menjawab, “Setiap orang yang mati akan dibungkus dengan kain kafan yang rapat lalu akan di bawa ke lokasi pemakaman dengan di panggul oleh orang-orang yang membawanya?”

Dahulu sebelum adanya keranda mayat jika ada orang meninggal maka di saat di bawa ke kubur janazah di panggul di atas pundak orang-orang yang membawanya.

Asma menjawab, “Tentu wahai putri Rasulullah?”

Kemudian Fatimah melanjutkan, ”Dan akupun kelak akan di bawa ke kubur seperti itu?”

BACA JUGA: Malu Adalah Salah Satu Sifat Wanita Shalihah (1)

“Benar wahai putri Rasulullah.”

”Itulah yang menjadikan aku menangis, sungguh aku sangat malu jika nanti aku meninggal, kemudian di bungkus kain kafan dengan rapat lalu di angkat di atas punggung orang-orang yang membawaku ke kubur, sementara orang yang mengiring jenazahku akan melihatku, sungguh aku sangat malu karena saat itu mereka akan melihat lekuk-lekuk tubuhku.”

Indahnya rasa malu yang tertanam dalam diri Fatimah. Namun, bukan berarti ia memiliki rasa takut terhadap kematian. Ialah ratu surga. []



Artikel Terkait :

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Loading...
You might also like

Tinggalkan balasan

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Maaf Ukhti Antum Offline