Ruang Muslimah
Inspiring and Educating Muslim Woman

[vc_row][vc_column offset=”vc_hidden-lg”][vc_btn title=”Populer” style=”3d” color=”danger” link=”url:https%3A%2F%2Fwww.ruangmuslimah.co%2Fartikel-muslimah-populer%2F%3Futm_source%3Dpost%26utm_medium%3Dtombol%26utm_campaign%3Dterpopuler||target:%20_blank|”][vc_btn title=”Terbaru” style=”3d” color=”danger” link=”url:https%3A%2F%2Fwww.ruangmuslimah.co%2Fartikel-terbaru%2F%3Futm_source%3Dpost%26utm_medium%3Dtombol%26utm_campaign%3Dterbaru|||”][vc_btn title=”Bertanya?” style=”3d” color=”green” link=”url:https%3A%2F%2Fwww.ruangmuslimah.co%2Fforums%2Ftopik%2Fbaca-sebelum-tanya-jawab-2%2F%3Futm_source%3Dpost%26utm_medium%3Dtombol%26utm_campaign%3Dbertanya||target:%20_blank|”][vc_btn title=”Join” style=”3d” color=”green” link=”url:https%3A%2F%2Fwww.ruangmuslimah.co%2Fregister%2F%3Futm_source%3Dpost%26utm_medium%3Dtombol%26utm_campaign%3Ddaftar|||”][/vc_column][/vc_row]

Kuliah Dulu, Menikah Dulu?

0

Pernikahan diusia muda saat ini marak dilakukan. Banyak pasangan yang memutuskan untuk menikah walau pun masih berstatus sebagai mahasiswa. Pernikahan yang dilakukan pun bukan akibat “kecelakaan”.

Pernikahan muda yang pernah dipandang negatif beberapa waktu lalu. Kini mulai menemukan titik terangnya. Pernikahan di usia muda saat ini sudah tidak berkonotasi negatif semacam opini yang terbentuk beberapa tahun kebelakang.

Pernikahan di usia muda terutama saat sedang masih berkuliah walau sudah tidak dipandang sebelah mata lagi. Namun masih menyisakan sisa-sisa ketakutan bagi kawula muda. Bagaimana akan menghadapi opini masyarakat? Terutama pandangan masyarakat bagi seorang mahasiswa  adalah bahwa mereka yang berstatus mahasiswa belum matang secara ekonomi dan belum cukup usia untuk menikah. Menyelesaikan pendidikan harus lebih diutamakan dari pada menikah.

Menunggu lulus untuk kemudian menikah bukan merupakan hal yang salah.Ada keinginan untuk fokus belajar terlebih dahulu, agar tidak terganggu waktu belajar dengan tanggung jawab pernikahan adalah hal yang sah-sah saja.

Namun hal yang perlu diingat, bahwa bagi sebagian yang lain menikah saat kuliah justru bisa menjadi pemicu untuk segera menyelesaikan amanah kuliah. Menjadikan pernikahan sebagai penghalang kelulusan bukanlah hal bijak. Jangan memiliki anggapan bahwa menikah merupakan hambatan bagi penuntut ilmu.

Menuntut ilmu memang hal yang harus didahulukan, tetapi pertanyaannya “apa setelah menikah seseorang dilarang menuntut ilmu?”. Ingat selalu kewajiban menuntut ilmu adalah sepanjang hayat Jika menikah dijadikan hambatan menuntut ilmu, apakah seseorang harus menunda pernikahan seumur hayatnya.

Ada pula yang beranggapan bahwa setelah lulus mahasiswa harus meniti karir terlebih dahulu. Menikah akan menjadi penghambat karir. Padahal Allah berulang kali menjelaskan, seperti pada firman-Nya,

Dan nikahlah orang-orang yang sendirian di antara kamu, dan orang-orang yang layak (menikah) dari hamba-hamba sahayamu yang laki-laki dan hamba sahayamu yang perempuan. Jika mereka miskin Allah akan memampukan mereka dengan karunia-Nya. Dan Allah Maha Luas( pemmberian-Nya) lagi maha mengetahui.” (Q.S . An-Nur: 32)

Ada pula yang masih beralasan bahwa ada pasangan yang setelah menikah justru menjadi miskin. Memang benar adanya. Namun bukankah lebih banyak lagi yang setelah menikah justru menjadi kaya. Kemiskinan bukan terletak pada menikah atau tidak, tetapi bagaimana masing-masing orang pada niatpernikaannya. Jika benar demi menggapai ridha Allah, mustahil Allah akan menyengsarakannya. Kecuali untuk ujuian kesabaran , dan apabila berhasil tentu Allah timpakan balasan yang berlipat.

Bukan termasuk golonganku orang yang merasa khawatir akan terkungkung hidupnya karena menikah kemudia ia tidak menikah.” (H.R Tabrani)

Jangan pernah ragu untuk menikah apabila memang sudah siap menikah. Keragu-raguan dan ketakutan akan membinasakan. Anjuran menikah muda ini Rosulullah yang mencontohkan dan menganjurkan. Menjadikan menikah sebagai faktor penghambat kuliah, rezeki, dan prestasi adalah suatu kesalah besar. Jadi jika sudah siap tidak usah tunggu lulus kuliah dulu. tetapi jika belum siap jangan memaksakan diri. Dan kesiapan itu tidak selalu diukur dari materi. []

Sumber            : Be Amazing Muslimah, Ahmad Rifa’i Rif’an, Qultum Media: Jakarta Selatan, 2015

 



Artikel Terkait :
Loading...
You might also like

Tinggalkan balasan

Your email address will not be published.

Maaf Ukhti Antum Offline