Breaking News
Foto: Pinterest

Saat Bagaimana Sajakah Muslimah Boleh Menangis?

 

Muslimah tentu sudah tidak asing dengan kata menangis. Sebagai manusia yang banyak mengandalkan hatinya. Perempuan pasti lebih sering menangis dibanding kaum laki-laki. Entah menangis karena bahagia, bersedih, atau pun kebingungan. Menangis bukan hal yang dilarang tetapi menangis berlebihan tentu bukan perkara yang baik.

Lantas dalam hal apa saja muslimah diperbolehkan menangis? Berikut ini beberapa di antaranya:

Pertama, Menangis ketika sedang sholat

Dari Muthorrif dari ayahnya, dia berkata : “Aku. melihat Rosululloh Shallallahu ‘alaihi wa sallam sedang sholat, dan di dada­nya ada suara seperti suara air yang mendidih karena menangis.”

Kedua, Menangis tatkala membaca al-Qur’an atau membaca Sunnah Rosululloh Shallallahu ‘alaihi wa sallam

“Apabila dibacakan ayat-ayat Alloh Yang Maha Pemurah kepada mereka, maka mereka menyungkur dengan bersujud dan menangis.” (QS. Maryam [19]:58)

Ibnu Umar  radhiyallahu ‘anhu, ketika membaca Surat al-Hadid ayat 16 (yang artinya): “Belum datangkah waktunya bagi orang-orang yang beriman untuk tunduk hati mereka mengingat Alloh.” beliau radhiyallahu ‘anhu menangis se­hingga membasahi jenggotnya dan berkata : “Wa­hai Alloh.”

Ketiga, Menangis pada saat berdzikir dan berdo’a ke­pada Alloh Ta’ala.

Rosululloh Shallallahu ‘alaihi wa sallam, bersabda : “Ada tujuh orang yang akan mendapat naungan pada hari kiamat, tidak ada naungan kecuali naungan-Nya …

“…Dan orang yang berdzikir kepada Alloh dengan bersepi lalu menetes air kedua matanya… “

Keempat, Menangis saat melintasi daerah yang berge­limang kemaksiatan.

Abdulloh bin Umar radhiyallahu ‘anhu, berkata : “Rosululloh Shallallahu ‘alaihi wa sallam, berkata kepada Ashabul Hijr : ‘janganlah kalian memasuki daerah suatu kaum yang telah disik­sa, kecuali dengan menangis. Kalau kamu tidak menangis, janganlah memasuki daerah mereka agar kalian tidak tertimpa apa yang menimpa me­reka.”

Kelima, Menangis apabila keluarga dan masyarakat meninggalkan sholat atau berbuat maksiat.

Az-Zuhri rahimahullah, berkata : “Saya datang kepada Anas bin Malik radhiyallahu ‘anhu di Damaskus dan ia sedang menangis. Lalu saya bertanya : ‘Mengapa engkau menangis?’ Ia menjawab : ‘Saya tidak tahu lagi amal yang aku dapati di masa Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam yang masih dipedulikan orang sekarang, selain sholat, itu pun sudah disia-siakan.”

Keenam, Menangis ketika mendengar khutbah atau ceramah.

Loading...

Abu Said al-Khudri radhiyallahu ‘anhu, berkata : “pada suatu hari Rosululloh Shallallahu ‘alaihi wa sallam, berada di atas mimbar lalu bersabda : ‘Ada seorang hamba yang diberi pilihan Alloh Ta’ala antara diberi kemewahan dunia atau di­beri sesuatu yang ada di sisi-Nya. Ternyata hamba itu memilih sesuatu yang ada di sisi-Nya.’ Setelah itu Abu Bakr  radhiyallahu ‘anhu, tampak menangis.”

Ketujuh, Menangis bila menjumpai ulama sunnah sakit mendekati ajalnya.

Said bin Jubair, berkata : “Ibnu Abbas radhiyallahu ‘anhu; pernah bertanya : ‘Apakah hari Kamis itu?’ lalu be­liau menangis hingga air matanya membasahi ba­tu-batu kerikil. Aku bertanya : ‘Wahai Ibnu Abbas, ada apa dengan hari Kamis?’ Beliau menjawab : ‘Pada hari itu penyakit Rosululloh Shallallahu ‘alaihi wa sallam, bertambah parah kemudian beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda : ‘Kemarilah, aku akan menyampaikan untukmu suatu wasiat sehingga kamu tidak akan tersesat setelahku…’.”

Kedelapan, Menangis karena mengingat dosa

Tholhah Ibnu Mushorif rahimahullah berkata : “Ada orang yang berbuat dosa, maka setiap dosa yang dia ingat dia menangis.”

Kesembilan,Menangis ketika mendengar adzan

Al-Qodhi Fudhail bin ‘Iyadh rahimahullah menangis di masjid ketika mendengar adzan hingga pasir di hadapannya basah olehnya.

 

Hall diatas merupakan beberapa persoalan yang memperbolehkan perempuan menangis. Jangan sampai ukhti menangis hanya saat menonton drama. Atau menangis karena kehilangan kekasih. Karena tiada tangisan yang berkesan kecuali tangisan yang dikarenakan ketakutan dan pengharapan kepada Allah swt.

 

sumber            : https://ibnuabbaskendari.wordpress.com

 



Artikel Terkait :

About Karisa Pyeli

Check Also

rasa syukur, kecantikan, anugrah dari Allah

10 Bahan Alami Mencerahkan Bibir

Keindahan bibir dilihat dari bentuk dan warnanya, konon bibir dengan warna merah merona merupakaan dambaan setiap wanita. Begitu pentingnya bibir bagi penampilan kaum Hawa, bahkan membuat orang rela melakukan berbagai cara memerahkan bibir.

Tinggalkan Balasan