Ruang Muslimah
Inspiring and Educating Muslim Woman

Istrimu Lebih Cantik dari Bulan Purnama

0

Pada suatu hari Isa bin Musa berkata sambil bercanda kepada istrinya, “Kamu akan kucerai jika tidak lebih cantik daripada bulan purnama!”

Mendengar kata-kata itu, ia bangkit dan menjauhi suaminya seraya berkata, “Suamiku, dengan kata-katamu itu, engkau telah menalakku!”

Sang suami terkejut mendengar pernyataan istrinya. Baginya, sang istri lebih cantik dari apa pun benda atau makhluk di dunia ini. Namun, siapa yang memungkiri kalau purnama adalah lambang dari kecantikan bidadari yang tiada tertandingi. Semalaman, ia hanya tidur sendirian tanpa sang istri sambil menyesali perkataannya.

Keesokan harinya ia pergi menemui Khalifah Al-Manshur untuk menanyakan hukum permasalahannya. Isa bin Musa pun menceritakan seluruh kejadian yang menimpanya kepada Khalifah Al-Manshur. la berkata, “Wahai Amirul Mukminin. Jika perceraian benar-benar terjadi, betapa hancur jiwaku. Kiranya mati lebih baik bagiku daripada hidup tanpa istri yang sangat aku cintai itu!”

BACA JUGA: Cinta Adalah Titipan

Khalifah Al-Manshur merasa iba dengan apa yang menimpa Isa, kemudian ia memanggil para ahli hukum ke istananya untuk meminta fatwa. Dalam majelis fatwa tersebut, para ulama yang hadir berpendapat bahwa lelaki ini telah sah menceraikan istrinya dengan perkataan tersebut. Namun, salah satu dari mereka yang bernama Abu Hanifah belum memberikan fatwanya. la hanya terdiam.

Al-Manshur pun bertanya kepadanya, “Mengapa kau tidak berbicara?”

Lalu, Abu Hanifah membaca Surat At-Tin [95]: 1 -4, “Demi (buah) Tin dan (buah) Zaitun, demi gunung Sinai, dan demi negeri (Mekah) yang aman ini. Sungguh, Kami telah menciptakan manusia dalam bentuk yang sebaik-baiknya.” Kemudian ia melanjutkan, “Ayat tersebut menjelaskan bahwa tidak ada sesuatu pun yang lebih cantik daripada manusia karena ia diciptakan sebaik-baiknya.”

Mendengar fatwa tersebut, Al-Manshur tersenyum bahagia seraya berkata, “Allah Subhanahu wata’ala telah memberi jalan keluar untukmu. Itulah jawaban atas permasalahanmu. Istrimu tetap lebih cantik daripada bulan purnama, jadi belum ada talak baginya. Kembalilah kepada istrimu!”

Al-Manshur pun menulis surat kepada istri Isa bin Musa yang menjelaskan bahwa suaminya belum menceraikannya berdasarkan fatwa Abu Hanifah tersebut. []

 

SUMBER: CERITAINSPIRASIMUSLIM



Artikel Terkait :

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Loading...
You might also like

Tinggalkan balasan

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Maaf Ukhti Antum Offline