Ruang Muslimah
Inspiring and Educating Muslim Woman

Istri Durhaka pada Suami, Mulai dari Nusyuz, sampai Cemburu Buta

0

 

Ketika muslimah menjadi seorang istri. Taat kepada suami merupakan suatu kewajiban. Kewajiban ini bahkan melebihi ketaatan kepada orang tua, seperti semasa belum bersuami. Apabila seorang suami bersuka cita atas apa yang dilakukan istrinya, maka Surga menjadi jaminan baginya (selama tidak bertentangan dengan agama).

Namun apabila seorang suami murka terhadap istrinya maka keburukan pun menaungi seorang istri tersebut. Setiap muslimah harus menjaga diri agar tidak menjadi istri yang durhaka. Maka waspadailah ciri-ciri istri durhaka berikut ini:

1. Menuntut keluarga yang ideal dan sempurna

Jika seorang istri terus-menerus menuntut keluarga yang ideal. Tanpa memahami bahwa setiap kehidupan rumah tangga pasti akan mengalami suka dan duka. Istri tersebut akan menuntut banyak hal terhadap suaminya. Cenderung tidak taat. Dan senantiasa melukai dan membebankan setiap permasalahan pada suaminya.

Seharusnya muslimah menyadari. Konsekuensi menikah bukan hanya berpindah status. Melainkan kesiapan menghadapi suka dan duka enju surga-Nya bersama-sama.

2. Nusyus (tidak taat kepada suami)

Nusyus adalah sikap membangkang, tidak patuh dan tidak taat kepada suami. Seperti ketika diajak berhubungan, diperintahkan beribadah, menjaga rahasia suami, dan lain sebagainya.

3. Tidak menyukai keluarga suami

Tidak sedikit seorang istri yang memerangi keluarga suaminya. Senang berkelahi dengan saudara-saudara perempuannya, bahkan terhadap ibu suaminya. Istri tersebut berusaha menjauhkan suaminya dari keluarganya dengan menjelek-jelekan mereka. Padahal ketika menjalin pernikahan dengan seseorang. Artinya muslimah harus siap menerima semua bagian dari dirinya. Termasuk keluarganya.

4. Tidak menjaga penampilan

Penampilan yang tidak menarik didepan suami adalah pertanda kelalaian seorang istri. Usahakan berpenampilan menrik di depa suami, bukan di depan orang lain.

5. Kurang berterima kasih

Selalu merasa kurang adalah sikap umum seorang istri. Cenderung melupakan kebaikan-kebaikan yang dibuat suami. Namun mengingat sedikit keburukannya. Sikap tidak berterimakasih seperti ini menyebabkan istri menjadi durhaka.

6. Cemburu buta

Cemburu yang disyariatkan adalah cemburunya istri terhadap suami karena kemaksiatan yang dilakukannya, misalnya: berzina, mengurangi hak-hak nya, menzhaliminya, atau lebih mendahulukan istri lain ketimbang dirinya. Jika terdapat tanda-tanda yang membenarkan hal ini, maka ini adalah cemburu yang terpuji. Jika hanya dugaan belaka tanpa fakta dan bukti, maka ini adalah cemburu yang tercela.

Loading...

Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda : “Maukah aku beritahukan kepada kalian, istri-istri kalian yang menjadi penghuni surga yaitu istri yang penuh kasih sayang, banyak anak, selalu kembali kepada suaminya. Di mana jika suaminya marah, dia mendatangi suaminya dan meletakkan tangannya pada tangan suaminya seraya berkata: “Aku tak dapat tidur sebelum engkau ridha.” (HR. An-Nasai dalam Isyratun Nisa no. 257. Silsilah Al-Ahadits Ash Shahihah, Asy- Syaikh Al Albani rahimahullah, no. 287)  []

Sumber: http://www.kabarmuslimah.com http://www.kabarmuslimah.com

 



Artikel Terkait :

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Loading...
You might also like

Tinggalkan balasan

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Maaf Ukhti Antum Offline