Ruang Muslimah
Inspiring and Educating Muslim Woman

Bolehkah Berharap Syafaat saat Ziarah Kubur?

0

 

Syafaat adalah memohon kebaikan kepada Allah untuk umat manusia diakhirat. Jadi Syafa’at merupakan salah satu bentuk do’a yang dikabulkan. Banyak muslimah terutama yang terhimpun dalam pengajian khususnya ibu-ibu. Melakukan ziarah kubur dengan harapan mendapat syafaat dari orang-orang soleh.

Ada pun syafa’at ‘udhma (syafa’at terbesar) hanya dimiliki oleh Rosulullah sebagai “maqamam mahmuda (kedudukan yang terpuji) yang dijanjikan Allah kepada beliau. Seperti pada firman Allah,

Dan pada sebagahian malam hari shalat tahajudlah kamu sebagai suatu ibadah tambahan bagi kamu, mudah-mudahan Tuhanmu mengangkat kamu ke tempat yang terpuji.” (al-Isra: 79)

Diriwayatkan dari Ibnu Umar bahwa Nabi saw bersabda:

Sesungguhnya matahari mendekat pada hari kiamat sehingga peluh mencapai separuh telinga. Di saat keadaan mereka seperti itu, mereka memohon pertolongan kepada Adam. Maka dia berkata: Aku bukan orang yang memiliki hal itu. Kemudian (mereka mohon pertolongan) kepada Musa, maka ia pun berkata demikian. Kemudian kepada Nabi Muhammad saw, maka beliau memberikan syafa’at agar segera diputuskan persoalan di antara mahluk. Nabi saw berjalan sehingga memegang lingkaran pintu surga. Maka pada saat itulh Allah mengangkat beliau ke tempat yang terpuji, dipuji oleh semua penghuni mahsyar seluruhnya.” (H.R. Abu Dawud dan al-Hakim)

Diriwayatkan pula dari Ubay bin Ka’ab bahwa Nabi saw bersabda,

Apabila hari kiamat telah terjadi, maka aku menjadi imam para Nabi, menjadi juru bicara mereka dan pemilik syafaat mereka dengan tidak sombong.” (HR. Abu Dawud)

Adapun syafa’at lainnya harrus atas seizin Allah swt,

Tidak ada yang dapat memberi syafa’at di sisi-Nya kecuali dengan izin-Nya.” (Al-Baqarah: 255)

Maka meminta syafaat dari orang soleh baik yang masih hidup atau sudah meninggal, sama sekali tidak berguna, dekat dengan perilaku syirik dan tidak seharusnya dilakukan.

Tidak ada yang dapat memberi syafaat kecuali atas izin Allah. Rosulullah pun tidak akan mungkin memberi syafaat pada umatnya yang hanya berharap syafaat rosulullah tanpa mengindahkan bahwa syafaat Rosul diberikan pada mereka yang mencintai beliau sebab kecintaannya pada Allah.

Sumber                        : Aqidah Islamiyah.Sayid Sabik.Robbani Press: Jakarta, 2010.

 



Artikel Terkait :

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Loading...
You might also like

Tinggalkan balasan

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Maaf Ukhti Antum Offline