Breaking News
Foto: Middle East Eye

Ini Sebabnya Mengapa Muslimah Diperintahkan Berhijab

 

Dalam pemikiran sebagian generasi masa kini, berhijab adalah sesuatu yang tidak keren dan menggambarkan ketertinggalan. Padahal hijab merupakan cara Allah memuliakan seorang perempuan. Serta membedakannya dari hamba sahaya.

Seperti dijelaskan dalam sebab turunnya Q.S Al-Ahzab ayat 59, “Hai Nabi, katakanlah kepada istri-istrimu, anak-anak perempuan dan istri-istri orang Mukmin: Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka.” Yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenal, karena itu mereka tidak diganggu. Dan Allah adalah Maha Pengampun Maha Penyayang.” (Q.S Al-Ahzab: 59)

Dalam satu riwayat dikemukakan bahwa setelah  diturunkan ayat hijab, Siti Saudah (istri Rosulullah) keluar rumah untuk sesuatukeperluan. Ia seorang wanita yang badannya tinggi besar sehingga mudah dikenali orang. Pada waktu itu ‘Umar melihatnya seraya berkata: “Hai Saudah! Demi Allah,bagaimana pun kami akan dapat mengenalimu. Karenanya cobalah pikir, mengapa engkau keluar?” Dengan tergesa-gesa Saudah pun pulang, sementara itu Rosulullah berada dirumah ‘Aisyah sedang memegang tulang (saat beliau makan). Ketika masuk, Saudah berkata: “Ya Rosulullah, aku keluar untuk sesuatu keperluan, dan ‘Umar menegurku (karena ia masih mengenaliku).” Karena peristiwa itulah turun ayat ini (Q.S. 33 Al-Ahzab: 59) kepada Rosulullah saw. Pada saat tulang itu masih ditangan beliau. Maka bersabdalah Rosulullah saw,

Sesungguhnya Allah telah mengizinkan engkaukeluar rumah untuk suatu keperluan.”

Diriwayatkan oleh al-Bukhari dan ‘Aisyah.

Dalam riwayat lain dikemukakan bahwa istri-istri Rosulullah pernah keluar malam untuk buang hajat (buang air). Pada waktu itu kaum munafikin mengganggu dan menyakiti mereka. Hal ini diadukan kepada Rosulullah saw., Shingga beliau pun menegur kaum munafikin. Mereka menjawab: “Kami hanya mengganggu hamba sahaya.” Turunnya ayat ini (Q.S. 33 al-Ahzab: 59) sebagai perintah untuk berpakaian tertutup agar berbeda dengan hamba sahaya.

Diriwayatkan oleh Ibnu Sa’d di dalam kitab ath-Thabaqat, yang bersumber dari Abu Malik.

Diriwayatkan pula oleh Ibnu Sa’d yang bersumber dari al-Hasan dan Muhammad bin Ka’b al-Qurazhi.

Kedua riwayat tersebut menggambarkan bahwa perintah berhijab bertujuan untuk memuliakan muslimah dan membedakannya dari hamba sahaya. Hijab menunjukan kemajuan pola pikir dan kematangan peradaban. Maka jangan pernah merasa terbelakang hanya karena menggunakan hijab. Sudah sepatutnya muslimah bangga dengan hijab yang dianugerahkan Allah kepadanya. []

Sumber: Asbabun Nuzul. K.K.Q Shaleh, H.A.A Dahlan dkk. Diponegoro: Bandung, 2000.



Artikel Terkait :

About Karisa Pyeli

Check Also

rasa syukur, kecantikan, anugrah dari Allah

10 Bahan Alami Mencerahkan Bibir

Keindahan bibir dilihat dari bentuk dan warnanya, konon bibir dengan warna merah merona merupakaan dambaan setiap wanita. Begitu pentingnya bibir bagi penampilan kaum Hawa, bahkan membuat orang rela melakukan berbagai cara memerahkan bibir.

Tinggalkan Balasan