Ruang Muslimah
Inspiring and Educating Muslim Woman

Jalani Peran Ibu Rumah Tangga dengan Sepenuh Hati

0

Pernikahan bukanlah terminal pemberhentian prestasi. Karena banyak sekali para akwat yang berfikir, dengan bersegera menikah maka akan menjadi penghalang untuk berprestasi dan mengexpresikan diri dalam kegiatan social. Siapa bilang? Justru dengan menikah ita jadi aman dari fitnah dan kian cemerlang dalam meraih harapan hidup.

Setiap wanita mempunyai cita cita, setiap istri juga ada harapan yang ingin di gapai, seorang bunda juga menyimpan angan angan yang ingin di wujudkan. Akan tetapi terkadang tidak semua yang kita inginkan itu akan menjadi kenyataan.

Begitu juga dengan sebagian istri, mereka menganggap menjadi ibu rumah tangga adalah sebuah akhir dari sebuah pilihan.

BACA JUGA: Amalan Baik Jelang Pernikahan

Tidak sedikit para akwat yang akan menikah mereka sama takut kalao nanti sudah menjadi istri, hanya bisa jadi ibu rumah tangga, yang hanya ketemu dengan kegiatan rumah saja.

Apa benar seperti itu? atau bisa jadi perkiraan di atas hanyalah sebuah ketakuatan dan keslahan gaya pandang semata?

Muslimah, Rabb yang telah menciptakanmu, yang paling tahu tentang kemaslahatan bagimu.

Allah ‘Azza wa Jalla berfirman, “Dan hendaklah kamu tetap tinggal di rumah-rumah kalian dan janganlah kalian berhias dan bertingkah laku seperti orang-orang jahiliyah yang dahulu. Dan dirikanlah shalat, tunaikanlah zakat dan taatilah Allah dan Rasul-Nya. Sesungguhnya Allah bermaksud hendak menghilangkan dosa dari kamu, wahai ahlul bait, dan membersihkan kamu sebersih-bersihnya.” (Al Ahzab: 33)

Dari ayat di atas, maka seharusnya seorang istri sebaiknya berada di rumah, meskipun seorang wanita itu juga boleh berkarir di luar rumah dengan beberapa persyaratan yang harus di perhatikan. Bukan hanya asal kerja aja yang nnati justru akan membawa fitnah dalam keluarganya.

Wanita yang seperti menunjukan kedalaman ilmunya dan fahamnya dia akan hakkat seorang istri serta yakin bahwa rejeki itu Allah yang atur.

Maka menjadi seorang ibu rumah tangga yang dengan sepenuh hati maka akan menjadikanya dirinya nyaman dan bahagia karena surga telah menantinya.

BACA JUGA: Dilema, Ibu Rumah Tangga Sekaligus Wanita Karir?

Islam adalah agama yang adil. Allah menciptakan bentuk fisik dan tabiat wanita berbeda dengan pria. Kaum pria diberikan kelebihan oleh Allah Ta’ala baik fisik maupun mental dibandingkan kaum wanita sehingga pantas kaum pria sebagai pemimpin atas kaum wanita.

Allah Ta’ala berfirman, “Kaum laki-laki itu adalah pemimpin bagi kaum wanita, oleh karena Allah telah melebihkan sebahagian mereka (laki-laki) atas sebahagian yang lain (wanita), dan karena mereka (laki-laki) telah menafkahkan sebagian dari harta mereka. Sebab itu maka wanita yang saleh, ialah yang ta’at kepada Allah lagi memelihara diri ketika suaminya tidak ada, oleh karena Allah telah memelihara (mereka)” (QS. An Nisa’: 34)

Para muslimah harus sadar dan faham bahwa menjadi ibu rumah tangga adalah sebuah pekerjaan mulia. []

Sumber: voa islam



Artikel Terkait :

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Loading...
You might also like

Tinggalkan balasan

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Maaf Ukhti Antum Offline