Ruang Muslimah
Inspiring and Educating Muslim Woman

Ukh, Sudah Tahukah Adab dalam Berdo’a? (Bagian 2 Habis)

0

Doa merupakan ibadah penghambaan dan ketaatan kepada Allah. Dulu saat masih kecil dan kita memiliki keinginan, biasanya kita akan utarakan keinginan tersebut kepada orang tua bukan? Dan agar keinginan itu dipenuhi, tak jarang kita merayu dan memuji orangtua kita agar hati mereka luluh dan keinginan kita pun dapat terwujud.

Nah, seperti itulah kita ketika berdoa. Agar doa terkabul, kita harus memahami adab-adanya. Sebab yang akan kita pinta adalah Rabb semesta alam.

BACA JUGA: Ukh, Sudah Tahukah Adab dalam Berdo’a? (Bagian 1)

Adab-adab doa berdasarkan amalan dan yang harus kita lakukan seperti,

1. Ketika kita telah berusaha keras dengan segala upaya untuk melakukan yang terbaik, maka imbangi dengan mendirikan ibadah sunnah agar semakin dekat pada-Nya

2. Kita juga harus mencoba untuk mengendalikan hati untuk tetap berprasangka baik kepada-Nya,

3. Jangan sampai terlintas pemikiran, prasangka buruk terhadap-Nya,

4. Senantiasa mengingat bahwa Allah sesuai dengan prasangka hamba-Nya.

Tidak boleh terbesit setitik prasangka dalam hati kita perkara buruk tentangNya, setelah dengan usaha keras kita juga

5. Harus mengiringi dengan amalan yang baik, seperti silaturahim kepada keluarga, kerabat dekat dan saudara sesama,

6. Jangan lupa untuk bersedekah kepada orang fakir dan anak yatim,

7. Bersikaplah baik terhadap orang tua, hormatilah mereka, muliakanlah orang tua, khususnya ibu,  mintalah doa ibu.  Doa ibu langsung sampai kepada Yang Maha Mendengar.

8. Memastikan hanya mengonsumsi yang halal.

Ketika kita hendak makan, tanyakan terlebih dahulu pada diri sendiri, apakah makanan yang kita makan adalah halal?

Bukan sekadar makanannya, tapi dengan cara yang kita dapatkan  apakah itu sudah halal?

Kalo pun zat makanan tersebut halal, tetapi mendapatkan makanan dengan cara berbohong, mencuri, dan korupsi, apakah itu bisa dibilang halal?

Loading...

Bisa jadi doa kita terhalang (tidak terkabul) oleh makanan kita yang tidak halal yang telah masuk ke dalam perut.

Adapun adab berdoa dalam amalan-amalan yang harus kita lakukan. Ingatlah ketika kita meminta, kita berdoa itu artinya kita datang pada Maha Suci. Apakah sudah bersih diri kita?

Baik itu dari pikiran, hati, dan jiwa. Maka ketika hendak datang tuk berdoa, terlebih dahulu kita sapu, kita bersihkan diri kita, pikiran dan hati yang selalu kotor dengan noda-noda dan jiwa yang sering kali lalai dan pergi dari-Nya. Yang baik dan pertama kita lakukan adalah dengan memohon ampun pada-Nya, meminta maaf atas segala kesalahan, kelalaian, keburukan dan dosa yang bertubi-tubi yang kita lakukan.

Lalu, pujilah Dia dengan pujian terbaik untuk-Nya dengan Asmaul Husna, kemudian lanjutkan dengan mengucapkan shalawat kepada Baginda Nabi Muhammad SAW.

BACA JUGA: Bolehkah Mendoakan “Semoga Kau Celaka”

Lakukan hal-hal tersebut dalam keadaan sujud terakhir dalam shalat, dalam keadaan sujud terakhir  pula rendahkanlah diri serendah-rendahnya, merintihlah pada-Nya, Seperti halnya pengemis yang sedang meminta-minta, berkata dan berbincang lah pada Allah dengan lemah lembut, dengan suara lirih.

Jangan berdoa yang terkesan memerintah dan memaksa pada Allah, janganlah beroda dengan terburu-buru seperti bibir yang sedang komat-kamit, berdoalah dengan khusyuk pada-Nya, pun janganlah kufur nikmat pada Allah, mintalah yang terbaik dari Allah, sebab hanya Allah Maha Mengetahui segala yang terbaik bagi ciptaan-Nya. []

SUMBER: UMMI ONLINE



Artikel Terkait :

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Loading...
You might also like

Tinggalkan balasan

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Maaf Ukhti Antum Offline