Ruang Muslimah
Inspiring and Educating Muslim Woman

Nasihat Berharga untuk Para Wanita

0

Asy-syeikh Muhammad Bin Shalih Al-utsaimin rahimahullah berkata:

Aku menasihati para wanita dan para wali wanita hendaklah sesuatu yang mereka tempuh dan menitinya adalah apa yang disebutkan oleh Allah Ta’ala di dalam surah an-nur, padanya terdapat kebaikan dan kecukupan.

Allah Ta’ala berfirman:

 قُلْ لِلْمُؤْمِنِينَ يَغُضُّوا مِنْ أَبْصَارِهِمْ وَيَحْفَظُوا فُرُوجَهُمْ ذَلِكَ أَزْكَى لَهُمْ إِنَّ اللَّهَ خَبِيرٌ بِمَا يَصْنَعُونَ ۞ وَقُلْ لِلْمُؤْمِنَاتِ يَغْضُضْنَ مِنْ أَبْصَارِهِنَّ وَيَحْفَظْنَ فُرُوجَهُنَّ وَلا يُبْدِينَ زِينَتَهُنَّ إِلاَّ مَا ظَهَرَ مِنْهَا

“Katakanlah (hai Muhammad) kepada orang-orang yang beriman: hendaklah mereka menundukan pandangan-pandangan dan menjaga kemaluan-kemaluan mereka, itu lebih suci bagi mereka, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang mereka lakukan. Dan katakanlah (hai Muhammad) kepada wanita-wanita yang beriman hendaklah mereka menundukan pandangan-pandangan dan menjaga kemaluan-kemaluan mereka dan janganlah mereka menampakan perhiasan mereka kecuali apa yang (biasa) nampak”. (QS. An-nur: 30 – 31)

Dan didalam surah Al-ahzab:

 يَا أَيُّهَا النَّبِيُّ قُلْ لأَزْوَاجِكَ وَبَنَاتِكَ وَنِسَاءِ الْمُؤْمِنِينَ يُدْنِينَ عَلَيْهِنَّ مِنْ جَلابِيبِهِنَّ ذَلِكَ أَدْنَى أَنْ يُعْرَفْنَ فَلا يُؤْذَيْنَ وَكَانَ اللَّهُ غَفُوراً رَحِيماً

“Hai nabi katakanlah kepada istri-istrimu, putri-putrimu dan istri-istri orang-orang yang beriman hendaklah mereka menjulurkan atas mereka jilbab-jilbab mereka, itu lebih dekat mereka dikenal sehingga mereka tidak diganggu, dan Allah adalah Maha Pengampun lagi Maha penyayang”. (QS. Al-ahzab: 59).

BACA JUGA: Wanita Seperti Ini Tak Berdosa Melepas Jilbab

Allah ta’ala berfirman:

يَا نِسَاءَ النَّبِيِّ مَنْ يَأْتِ مِنْكُنَّ بِفَاحِشَةٍ مُبَيِّنَةٍ يُضَاعَفْ لَهَا الْعَذَابُ ضِعْفَيْنِ وَكَانَ ذَلِكَ عَلَى اللَّهِ يَسِيراً ۞وَمَنْ يَقْنُتْ مِنْكُنَّ لِلَّهِ وَرَسُولِهِ وَتَعْمَلْ صَالِحاً نُؤْتِهَا أَجْرَهَا مَرَّتَيْنِ وَأَعْتَدْنَا لَهَا رِزْقاً كَرِيماً ۞ يَا نِسَاءَ النَّبِيِّ لَسْتُنَّ كَأَحَدٍ مِنْ النِّسَاءِ إِنْ اتَّقَيْتُنَّ فَلا تَخْضَعْنَ بِالْقَوْلِ فَيَطْمَعَ الَّذِي فِي قَلْبِهِ مَرَضٌ وَقُلْنَ قَوْلاً مَعْرُوفاً ۞ وَقَرْنَ فِي بُيُوتِكُنَّ وَلا تَبَرَّجْنَ تَبَرُّجَ الْجَاهِلِيَّةِ الأُولَى وَأَقِمْنَ الصَّلاةَ وَآتِينَ الزَّكَاةَ وَأَطِعْنَ اللَّهَ وَرَسُولَهُ إِنَّمَا يُرِيدُ اللَّهُ لِيُذْهِبَ عَنْكُمْ الرِّجْسَ أَهْلَ الْبَيْتِ وَيُطَهِّرَكُمْ تَطْهِير.

“Hai istri-istri nabi barangsiapa diantara kalian melakukan perbuatan keji yang nyata niscaya akan dilipatgandakan baginya siksaan menjadi dua kali lipat, dan itu mudah atas Allah.

Dan barangsiapa diantara kalian patuh kepada Allah dan RasulNya dan beramal shaleh niscaya Kami memberikannya  pahalanya dua kali dan Kami persiapkan untunya rezeki yang mulia.

Hai istri-istri nabi kalian tidaklah seperti wanita-wanita lain (pada umumnya) jika kalian bertakwa maka janganlah kalian rendahkan (suara) ucapan kalian menyebabkan orang yang didalam hatinya terdapat penyakit menjadi terfitnah dan ucapkanlah ucapan yang baik. Dan tetaplah kalian di rumah-rumah kalian dan janganlah bersolek seperti solek jahiliyah terdahulu, dirikanlah shalat, tunaikanlah zakat, dan patuhilah Allah dan RasulNya. Sesungguhnya Allah ingin menghilangkan dari kalian kotoran wahai ahlul bait dan menyucikan kalian sesuci-sucinya”. (QS. Al-ahzab 28-33).

Dan selain itu dari apa yang disebutkan oleh Allah Azza wa Jalla dari apa yang sepantasnya wanita berada di atasnya dari adab, rasa malu, dan menjauh dari sebab-sebab fitnah.

Dan wajib atas kaum lelaki yang Allah menjadikan mereka sebagai pemimpin-pemimpin atas kaum wanita memperhatikan perkara-perkara ini dan menjaga wanita-wanita mereka dari semua yang menjadi sebab fitnah.

Loading...

نسال الله السلامة والعفو والعافية

 

Sumber: silsilah al-liqa asy-syahri (3)



Artikel Terkait :

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Loading...
You might also like

Tinggalkan balasan

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Maaf Ukhti Antum Offline