Breaking News
Foto: Tips Perawatan Cantik

Bunda, Atasi Anak yang Rewel dengan Lima Hal Ini

Hampir semua ibu akan mengalami hal yang menggemaskan dari anak dan seringkali juga rewel di depan umum? Kadang berjumpalitan, berguling-guling di lantai, atau menjerit-jerit tak jelas ketika menginginkan sesuatu?

Berikut ini beberapa cara menenangkan anak rewel di depan umum, semoga bermanfaat:

1. Alihkan perhatian dengan sesuatu di atas langit, atau di luar jendela kendaraan, yang perlu diingat, jangan sampai membohongi anak!

BACA JUGA: Bunda, Jangan Biasakan Beri Hadiah pada Anak

“Wah, ada burung terbang!”

“Ih, awannya bentuk donat Dek, lucu deh!”

Alihkan dengan hal apapun yang bisa menarik perhatian anak dan membuatnya lupa sementara pada amukannya.

2. Bersabar dan menunggu hingga amukan anak reda

Sebisa mungkin bawa ia menghindari tempat yang ramai karena bisa jadi kerewelannya mengganggu orang lain atau justru memancing emosi orangtua. Akan tetapi jika anak rewel di tempat ramai seperti bis atau kereta, kita bisa juga memeluk untuk menenangkannya jika memungkinkan.

Ataupun membawa anak ke tempat dimana orang tidak akan terganggu dengan sikap anak.

3. Bayangkan hal lucu dan nikmati setiap aksi si kecil, sehingga sebagai orangtua kita akan merasa lebih rileks dan tak terpancing untuk mengomelinya di depan umum apalagi sampai menghukumnya dengan ancaman dan kekerasan

Ketahuilah kerewelan anak adalah wajar dan lama-lama akan menghilang di usia 4 tahun ke atas!

4. Hormatilah perasaan anak dan coba berempati dengan perasaannya, mereka baru akan berhenti rewel jika yakin bahwa orangtuanya paham apa yang mereka sampaikan!

“Balita yang sedang marah takkan mampu mendengar alasan, bujukan atau peringatan sampai mereka yakin kita memahami dan menghormati pesan mereka,” ucap Dr Harvey Karp, penulis ‘The Happiest Toddler on the Block.’

BACA JUGA: Bunda, Jangan Paksa Anak Sekolah Terlalu Dini

Jangan sibuk memikirkan diri sendiri, “Duuh, apa kata orang lain tentang saya atau anak saya nih.” Anak akan merasakannya, biarkan anak tahu bahwa kita memikirkan perasaan dan keinginannya, perlahan-lahan ia akan menghentikan rewelannya.

Loading...

5. Buatlah peraturan di saat sedang berdua saja dengan anak!

Misalnya sebelum mengajak anak pergi, buatlah aturan bahwa ia tak boleh meminta dibelikan mainan sepanjang perjalanan, ia hanya akan dibelikan makanan ini dan minuman itu, sehingga anak sudah tahu sejak awal bahwa ia akan diajak kalau tidak meminta mainan, berbuat demikian juga mengajarkan anak untuk konsisten dengan kesepakatan di awal.

SUMBER: UMMI ONLINE



Artikel Terkait :

About Dini Koswarini

Check Also

hambatan belajar anak

Apakah Anak Anda Alami Depresi?

Sama seperti orang dewasa anak-anak mengalami perubahan perasaan. Mereka bisa merasa bosan, cemas, sedih, kecewa, malu, dan takut. Orang dewasa yang memiliki kematangan psikologis cenderung tahu bagaimana mengontrol perasaan-perasaan tersebut. Sementara anak-anak, cenderung belum bisa mengontrol dan mengelolanya dengan cara yang baik dan sehat. Penting untuk mengajari mereka keterampilan menghadapi ketakutan, menenangkan diri, dan menghibur diri.

Tinggalkan Balasan