Ruang Muslimah
Inspiring and Educating Muslim Woman

Dilema, Ibu Rumah Tangga Sekaligus Wanita Karir?

0

Sejak Kartini mendengungkan mengenai emansipasi wanita, mulailah wanita Indonesia eksis di berbagai bidang. Ini merupakan kabar baik bagi para wanita, namun emansipasi ini sedikit membuat gejolak dalam beberapa bidang kehidupan, misalnya keluarga.

Sebagiam besar wanita berpikir, jika mampu menghasilkan uang untuk keluarga itu lebih baik. Ikut mengamankan urusan keuangan bersama suami. Tapi, setelah mempunyai seorang anak apakah menjadi wanita karir akan tetap menyenangkan?

BACA JUGA: Wanita Bekerja di Luar Rumah, Bolehkah?

Sebuah dilema besar saat menjadi ibu sekaligus menjadi wanita karir. Ketika harus memilih antara mengurus si kecil dan bekerja dirumah atau menitipkan si kecil ke babysitter.

Banyak sekali orang tua yang tentunya mapan dalam segi ekonomi tapi belum mapan dalam hal mengasuh dan mendidik anak yang seharusnya.

Biasanya orang tua lebih memikirkan seberapa banyak materi yang bisa didapatkan ketimbang mengasuh si kecil dirumah. Khususnya di kota besar, tapi ternyata Fakta membuktikan di kota kecil hal demikian juga banyak terjadi. Mereka khususnya orang tua (ibu dan ayah) yang sama-sama bekerja.

Tanpa pikir panjang mereka akan mencari solusi cepat membayar baby sitter. Memang tidak ada yang salah, namun dalam mencari babysitter harus punya kriteria khusus seperti sabar, bisa cepat akrab dengan anak kecil dan sebagainya.

Yang jadi perhatian bukan masalah membayar babysitter-nya, tapi apakah pernah terpikir oleh para orang tua jika si kecil akan lebih sayang pada babysitter-nya?

Hal ini sungguh memilukan apalagi ketika anak yang kita kandung malah lebih dekat dengan babtsitternya. Bukankah kita mengandungnya sudah dengan susah payah?

Bukankah memiliki seorang anak adalah keinginan terbesar seorang wanita? Lalu mengapa harta yang sangat berharga ini harus kita titipkan pada orang yang tidak kita kenal?

Ayah, Bunda tidak ada yang salah dengan menggunakan jasa babysitter tetapi cobalah untuk berpikir 1000x apakah kita benar-benar membutuhkan babysitter?

BACA JUGA: Rugi Jika Menganggap Mengurus Pekerjaan Rumah Adalah Beban

Jika memang butuh cobalah untuk lebih meluangkan waktu untuk buah hati kita agar ia tidak lupa pada orang tua yang sebenarnya. Misalnya jika di kantor sudah selesai cepat-cepat pulang dan luangkan waktu untuk bermain sejenak berasama si kecil. Atau atur waktu setiap weekend berpetualang bersama si kecil agar kedekatan antara anak dan orang tua lebih intim.

Berikan kasih sayang yang lebih pada buah hati kita bukan mainan atau barang mahal. Karena sejatinya kasih sayang dan cinta dari orang tua adalah harta yang tidak ternilai.

Tidak ada keluarga yang sempurna tapi tanpa keluarga kita tidak akan sempurna. []

SUMBER: UMMI ONLINE



Artikel Terkait :

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Loading...
You might also like

Tinggalkan balasan

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Maaf Ukhti Antum Offline