Ruang Muslimah
Inspiring and Educating Muslim Woman

Hijrah Menjadi Wanita Shalihah

0

Wanita, perempuan, akhwat, muslimah atau apapun panggilan terhadapnya. Ia adalah mahluk yang amat lembut, halus dan indah dengan segala yang ada pada dirinya.

Ya, ia adalah makhluk yang identik dengan segala bentuk keindahan dan menjadi perhiasan bahkan Rasulullah Shallallahu’alaihi wasallam bersabda: “Dunia adalah perhiasan dan sebaik-baik perhiasan dunia adalah wanita shalihah.” (Hadits riwayat Muslim dari Abdullah ibnu Umar)

Siapakah diantara kita yang tidak ingin menjadi sebaik-baiknya perhiasan? Siapa diantara kita yang tak ingin menjadi wanita shalihah? Siapa yang tak ingin menjadi wanita yang dicemburui para bidadari surga?

Tentu tak ada yang tak ingin. Semuanya ingin, hanya saja ada pengorbanan dan jalan yang harus ditempuh untuk mendapatkannya. Ada banyak godaan, ujian bahkan mungkin celaan yang harus diterima. Namun percayalah bahwa disana terdapat imbalan yang luar biasa, yakni dapat menjadi hamba yang lebih dekat dengan-Nya dan meraih surga-Nya. In syaa Allah.

BACA JUGA: Wanita yang Didoakan Jelek oleh Bidadari

Namun di sisi lain, mahluk bernama wanita ini identik pula dengan fitnah. Segala hal yang menyangkutnya dijadikan celah setan untuk menebar fitnah. Dan wanita inilah yang menjadi fitnah/godaan terbesar pula bagi kaum adam yang secara fitrah menjadi pasangannya.

Sebagaimana perkataan Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam yang diriwayatkan dari Usamah Bin Zaid. Beliau bersabda, “Aku tidak meninggalkan satu fitnah pun yang lebih membahayakan para lelaki selain fitnah wanita.” (HR. Bukhari: 5096 dan Muslim: 2740)

Ya, karena keindahannya itulah wanita bisa menjadi sumber segala petaka. Tak sedikit lelaki cerdas, gagah, berkuasa bahkan lelaki yang beriman tunduk patuh padanya. Tak sedikit dari mereka menjadi lemah, tak berdaya, dan tak bisa berkata apa-apa hingga melakukan hal-hal yang menentang syari’at-Nya ketika ia telah diselimuti kecintaan yang berlebihan pada seorang wanita. Bahkan tak sedikit beberapa kisah menceritakan kehancuran kaum yang diakibatkan oleh fitnah wanita.

Sebagai seorang wanita, ini adalah amanah. Di sinilah Allah memberikan pilihan pada wanita, apakah akan menjadi sebaik-baiknya perhiasan dunia, atau malah sebaliknya menjadi seburuk-buruknya sumber fitnah dunia?

Selama ini kebanyakan wanita mudah merasa cukup. Salah satunya dalam hal menutup auratnya.

Kebanyakan merasa cukup dengan berkerudung asal saja, padahal rambutnya masih terlihat dari kain kerudung yang tipis

Kebanyakan Merasa Cukup dengan menutup saja, padahal hakikatnya ia masih telanjang karena pakaian yang sempit dan membentuk lekuk tubuhnya.

Kebanyakan Merasa cukup dengan memanjangkan saja, padahal hakikatnya ia masih belum menjaga auratnya ketika bertingkah,berbicara bahkan tertawa dihadapan lelaki yang bukan mahramnya.

Ya, kebanyakan mudah merasa cukup. merasa sudah cukup baik ketika sudah mulai memakai gamis, kerudung panjang, kaos kaki, atau bahkan cadar. sudah merasa cukup dengan mengikuti kajian, mendengarkan ceramah, mentoring atau sejenisnya. mudah sekali merasa cukup sehingga dengan gampangnya memandang orang lain buruk, meng-ghibah, dan memandang diri lebih baik dari wanita lain yang belum bisa seperti itu. Mudah merasa cukup, itulah yang kerap membuat lupa untuk senantiasa membenahi akhlak, meningkatkan keimanan.

Menjadi lupa bahwa sedekat dan sebaik apapun lelaki jika ia bukan mahram maka harus tetap menjaga hijab dengannya.

Menjadi lupa bahwa suara yang dilembutkan dapat menjadi penyakit hati.

Loading...

Menjadi lupa bahwa pesan, emoticon, perhatian meski atas dasar persaudaraan, itulah tipu daya setan yang bisa menjadikan senjata keruntuhan iman.

Menjadi lupa bahwa syarat bepergian wanita (safar) harus bersama mahramya.

Menjadi lupa dengan dalih “kami sudah menganggap saudara” sehingga kerap bercurhat ria, berkomen ria, bertelepon ria dengan lelaki yang jelas bukan siapa-siapa kita.

BACA JUGA: Muslimah, Jadilah Perhiasan Terindah Dunia Akhirat

Mudah sekali merasa sudah aman sehingga pulang larut malam, mengikuti kegiatan yang tidak begitu wajib diikuti, bersenda gurau dengan lelaki, dan sering bepergian jauh seorang diri.

Lupakah bahwa wanita bisa menjadi sumber fitnah yang besar bagi seorang lelaki? sadarkah bahwasanya: “Wanita itu adalah aurat. Bila ia keluar, setan akan menghiasinya (untuk menggoda laki-laki).” [HR. At-Tirmidzi no. 1173, dishahihan oleh Al-Albani mengatakan dalam Misykatul Mashabih no. 3109]

Ya, itulah wanita wahai saudariku..

Pilihan ada ditangan anda, apakah mau menjadi sebaik-baik perhiasan yang dicintai-Nya? atau menjadi seburuk-buruk fitnah yang akan menjerumuskan kita hingga jauh dari-Nya. []

 

SUMBER: POLIGAMI SYARIE



Artikel Terkait :
Loading...
Anda mungkin juga berminat

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Maaf Ukhti Antum Offline