Ruang Muslimah
Inspiring and Educating Muslim Woman

Islam Memuliakan Orang Miskin

0

Seringkali orang yang hidup miskin merasa sangat rugi dan kecewa dengan keadaan hidupnya. Tapi sungguh perasaan itu akan sirna bila dia melihat bagaimana Agama Islam memuliakannya, lihatlah beberapa poin berikut:

1. Keberadaan orang miskin sangat penting dalam masyarakat, sebagaimana sabda Nabi shallallahu alaihi wasallam:

“Tidakkah kalian diberi pertolongan dan diberi rezeki, melainkan dengan orang-orang lemah kalian”. [HR. Bukhori: 2896]. Dan termasuk dalam kriteria orang lemah adalah mereka yang miskin sebagaimana dijelaskan para ulama.

2. Nabi shallallahu alaihi wasallam berharap hidup miskin dan digiring di akhirat bersama para fakir miskin, Beliau dahulu berdoa:

“Ya Allah hidupkanlah aku sebagai seorang miskin, matikanlah aku sebagai seorang miskin, dan giringlah aku pada hari kiamat bersama kelompoknya orang-orang miskin”.  [HR. At Tirmidzi: 2352 dan yang lainnya, hadits ini dihasankan oleh Syeikh Albani].

BACA JUGA: Pemuda Miskin yang Ditolak Cinta Karena Harta

3. Mayoritas penduduksurga adalah kaum fakir miskin sebagaimana sabda Nabi shallallahu alaihi wasallam: “Aku telah berdiri di depan pintu surga, maka (kulihat) mayoritas orang yg memasukinya adalah orang-orang miskin”.  [Muttafaqun Alaih, Bukhori: 6547, Muslim: 2736]

Sungguh begitu mulia, para fakir miskin dalam pandangan Islam.

Semoga kita bisa mensyukuri hidup ini apapun keadaannya. Dan bisa memanfaatkan kehidupan ini untuk mengumpulkan bekal akhirat dengan sebaik-baiknya. Aamiin.

Ingatlah selalu firmanNya:

“Carilah bekal, dan sebaik-baik bekal adalah ketakwaan” [QS. Al-Baqoroh: 197]. Ketakwaan adalah melakukan ketaatan dan meninggalkan kemaksiatan. []

 

Oleh: Ustadz Dr. Musyaffa’ Ad Dariny, MA dengan perubahan judul



Artikel Terkait :

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Loading...
You might also like

Tinggalkan balasan

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Maaf Ukhti Antum Offline