Ruang Muslimah
Inspiring and Educating Muslim Woman

Menuntut Ilmu; Mendekatkan Diri Kita ke Surga

0

 

Oleh: Ahmad Yusuf Abdurrohman

Membahas tentang menuntut ilmu atau yang seringkali kita sebut dengan belajar, memang tak akan ada habis-habisnya. Karena proses belajar itu sendiri tidaklah terikat dengan ruang dan waktu. Di manapun kita berada, pasti selalu ada hal yang bisa dipelajari. Begitu pula, kapanpun kesempatannya akan pasti ada ilmu yang didapatkan oleh seseorang jikalau ia mau berusaha untuk mencarinya.

Bismillah, marilah kita lanjutkan.

Tahukah dirimu, Sahabatku? Dengan belajar atau yang sering kita sebut dengan menuntut ilmu tadi akan bisa memudahkan langkah kita menuju surga-Nya. Kok bisa begitu?

BACA JUGA: Ukhti, Ketahui Antara Amal dan Ilmu

Karena Rasulullah dahulu pernah berpesan, “Barang siapa yang menempuh suatu jalan untuk menuntut ilmu, Allah akan memudahkan baginya jalan ke surga.” (HR Muslim)

Ya, Allah akan memudahkan jalan orang yang menuntut ilmu agar ia mudah menempuh jalan yang lurus; Shiraathal Mustaqiim menuju surga yang telah dijanjikan-Nya.

Ini adalah salah satu hadits yang menjelaskan bahwasanya menuntut ilmu adalah jalan yang bisa mendekatkan kita menuju surga-Nya yang abadi.

Maka, maukah kita menempuh jalan menuju surga itu? Jawabannya ada pada diri kita sendiri. Karena, Allah sudah menyediakan jalannya. Tinggal kita mau menempuhnya atau tidak.

Menuntut ilmu, bisa menjadi jalan kebaikan jikalau setiap kita meniatkannya hanya untuk beribadah kepada Allah.

Belajar bisa bernilai ibadah?

Ya, memang benar apa yang kita kerjakan bisa bernilai ibadah jika kita niatkan itu untuk memperoleh ridho-Nya.
Karena, ibadah bukan saja berupa apa yang kita lakukan dalam masjid, namun mencakup semua aspek kehidupan selama itu merupakan apa yang Allah sukai dan ridhoi.

Syaikh Sholih bin Fauzan bin Abdillah Al Fauzan ketika menjelaskan makna Ibadah mengatakan, “Al ibaadatu; ismun jaami’un limaa yuhibbuhullahu wa yardhaahu minl aqwaali wal a’maali adz-dzaahirati” Ibadah, ialah nama dari segala sesuatu yang Allah cintai dan Allah ridhoi, baik berupa ucapan maupun perbuatan, nampak maupun tak nampak.” (Syarah kitaabuttauhid, Syaikh Sholih bin Fauzan bin Abdillah Al Fauzan)

Segala hal yang Allah sukai dan ridhoi bisa bernilai ibadah. Karena itu, marilah kita niatkan belajar kita hanya untuk meraih ridho-Nya.

Agar setiap goresan pena kita, dihitung sebagai pahala.

Loading...

Agar setiap kecap lisan yang digunakan untuk membaca mendapatkan ganjaran.

Agar setiap ilmu yang masuk dalam pikiran kita mendekatkan hati kita dan menuntun kita ke jalan-Nya yang lurus.

Marilah kita perbaiki niat belajar kita, agar beroleh surga-Nya yang kekal. []

 

 

 



Artikel Terkait :

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Loading...
You might also like

Tinggalkan balasan

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Maaf Ukhti Antum Offline