Ruang Muslimah
Inspiring and Educating Muslim Woman

[vc_row][vc_column offset=”vc_hidden-lg”][vc_btn title=”Populer” style=”3d” color=”danger” link=”url:https%3A%2F%2Fwww.ruangmuslimah.co%2Fartikel-muslimah-populer%2F%3Futm_source%3Dpost%26utm_medium%3Dtombol%26utm_campaign%3Dterpopuler||target:%20_blank|”][vc_btn title=”Terbaru” style=”3d” color=”danger” link=”url:https%3A%2F%2Fwww.ruangmuslimah.co%2Fartikel-terbaru%2F%3Futm_source%3Dpost%26utm_medium%3Dtombol%26utm_campaign%3Dterbaru|||”][vc_btn title=”Bertanya?” style=”3d” color=”green” link=”url:https%3A%2F%2Fwww.ruangmuslimah.co%2Fforums%2Ftopik%2Fbaca-sebelum-tanya-jawab-2%2F%3Futm_source%3Dpost%26utm_medium%3Dtombol%26utm_campaign%3Dbertanya||target:%20_blank|”][vc_btn title=”Join” style=”3d” color=”green” link=”url:https%3A%2F%2Fwww.ruangmuslimah.co%2Fregister%2F%3Futm_source%3Dpost%26utm_medium%3Dtombol%26utm_campaign%3Ddaftar|||”][/vc_column][/vc_row]

Wanita yang Didoakan Jelek oleh Bidadari

0

Seorang istri didoakan oleh bidadari lho! Tahukah Anda apa doanya?

Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam bersabda,

لاَ تُؤْذِى امْرَأَةٌ زَوْجَهَا فِى الدُّنْيَا إِلاَّ قَالَتْ زَوْجَتُهُ مِنَ الْحُورِ الْعِينِ لاَ تُؤْذِيهِ قَاتَلَكِ اللَّهُ فَإِنَّمَا هُوَ عِنْدَكِ دَخِيلٌ يُوشِكُ أَنْ يُفَارِقَكِ إِلَيْنَا

“Tidaklah seorang wanita menyakiti suaminya di dunia, kecuali istrinya dari kalangan bidadari berkata: Semoga Allah memerangimu, sesungguhnya dia bersamamu hanyalah sebagai tamu, tidak lama lagi dia akan meninggalkanmu untuk menuju kepada kami.” [HR. At-Tirmidzi dari Mu’adz bin Jabal radhiyallahu’anhu, Ash-Shahihah: 173]

Beberapa Pelajaran:

1. Menyakiti suami termasuk dosa besar yang akan mengakibatkan seorang istri ditimpa kejelekan di dunia dan akhirat.

BACA JUGA: Laki-laki Masuk Surga Dapat Bidadari, Wanita Dapat Apa?

2. Kaum mukminin memiliki istri dari kalangan bidadari yang telah Allah ta’ala siapkan di surga, maka ini menunjukkan keutamaan iman dan amal shalih yang dilakukan seorang hamba.

3. Setiap amalan akan mendapatkan balasan, amal baik mendapat balasan yang baik dan amal jelek mendapatkan balasan yang jelek.

4. Kehidupan dunia hanyalah sementara dan sangat singkat, keberadaan kita di dunia ini hanyalah seperti orang asing, musafir, penyeberang jalan atau tamu yang mampir sebentar untuk mengumpulkan bekal demi melanjutkan perjalanan panjang.

5. Sebaik-baik bekal adalah ketakwaan, maka orang yang berakal tidaklah mungkin mengorbankan kebahagian di kehidupan yang kekal demi mengejar kebahagiaan yang hanya dapat dinikmati sebentar saja.

Hanya Allah yang memberi hidayah dan taufiq. []

 

SUMBER: SOFYAN RURAY



Artikel Terkait :
Loading...
You might also like

Tinggalkan balasan

Your email address will not be published.

Maaf Ukhti Antum Offline