Ruang Muslimah
Inspiring and Educating Muslim Woman

Aku yang Jauh dari Kata Sempurna

0

Tak ada salahnya untuk bermimpi, mempunyai impian tentu hak semua orang. Karena ketika kita mempunyai impian, disitulah letak motivasi kita untuk bangkit dan meraihnya.

Inilah aku yang jauh dari kata sempurna namun, aku mendambakan laki-laki yang bisa setia dan laki-laki yang bisa mencintaiku apa adanya. Aku bukan perempuan yang memiliki segalanya yang bisa aku andalkan.

Tidak seperti mereka yang memiliki kecantikan dan popularitas. Inginku tidak banyak, hanya ingin memiliki pasangan yang bisa menyangiku dengan sepenuh hatinya.

BACA JUGA: Muslimah, Berpikirkah sebelum Berbicara

Meski misalnya aku bukan perempuan sederhana sekalipun, aku akan tetap mendamabakan laki-laki yang bisa setia terhadapku. Jika harus memilih, maka aku akan memilih laki-laki yang sederhana namun asal setia. Aku tidak ingin memiliki pasangan yang sempurna namun aku harus membayar mahal karena selalu disakiti dan diperlakukan dengan seenaknya.

Inilah aku apa adanya yang menginginkan laki-laki yang sederhana asal bisa setia. Tak perlu laki-laki yang sempurna apalagi laki-laki yang memiliki segalanya namun tak bisa setia.

Karena aku hanya wanita biasa yang hanya punya cinta dan ketulusan. Dan aku tidak ingin mencintai laki-laki yang salah, laki-laki yang tidak bisa menghargaiku dan tidak setia padaku.

Aku hanya membutuhkan laki-laki yang bisa menyayangiku dengan sepenuh hatinya. Laki-laki yang tidak akan pernah meninggalkanku dan laki-laki yang selalu membimbingku ke jalan yang benar.

Laki-laki yang selalu membimbingku menjadi lebih baik lagi. Mungkin anganku terlalu tinggi, namun aku memang mendambakan laki-laki yang bisa memanjakanku dengan kebaikan yang ia tanamkan.

BACA JUGA: Didiklah Anak Perempuan untuk Percaya Diri sebagai Muslimah

Aku memang perempuan biasa meski khayalanku terlalu tinggi. Tapi aku tetap mendambakan laki-laki yang setia dan yang bisa mencintaiku apa adanya. Aku hanya butuh laki-laki yang setia meski dia tak sempurna.

Karena dengan memiliki pasangan yang setia dan yang bisa mencintaiku apa adanya, itu sudah lebih dari cukup. Dibanding dia yang sempurna namun tidak bisa setia.

Aku sadar diri bahwa aku hanyalah perempuan yang sederhana. Meski tidak ada salahnya mendambakannya, namun aku tak ingin banyak berharap dan tak ingin banyak bermimpi, karena aku sadar diri. Aku sadar bahwa aku hanya perempuan biasa yang mendambakan laki-laki yang luar biasa dalam hal cinta. []

 

SUMBER: JURBAL



Artikel Terkait :
Loading...
You might also like

Tinggalkan balasan

Your email address will not be published.

Maaf Ukhti Antum Offline