Ruang Muslimah
Inspiring and Educating Muslim Woman

Memilih Sabun Mandi Halal

0

Di dalam ajaran Islam, seorang muslim dituntut untuk selalu memperhatikan halal haram produk yang akan kita konsumsi. Tidak hanya makanan ya, tapi juga segala hal yang kita beli itu haruslah halal. Apalagi sabun mandi yang secara langsung menempel pada kulit kita.

Apabila sabun yang kita pakai tidak halal itu artinya tubuh kita justru terlumuri zat najis. Akibatnya bisa fatal, ibadah pun menjadi tidak sah untuk dilaksanakan.Meskipun sangat jarang produk kosmetik termasuk sabun mandi yang sudah berlabel halal MUI. Oleh karena itu penting bagi kita mengetahui cara untuk memastikan kehalalan produk yang setidaknya tampak secara kasat mata walaupun produk tersebut tidak bersertifikat halal MUI. Berikut beberapa caranya.

1. Selalu membaca komposisi sabun sebelum membeli.

Kebanyakan orang mengabaikan komposisi yang tertera pada kemasan sabun. Biasanya orang hanya akan melihat harga, merek, dan khasiat sabun.Jadi mulai sekarang bacalah terlebih dahulu komposisi sabun ya. Pada sabun sintetis kebanyakan komposisinya adalah zat kimia tidak alami tetapi beberapa kandungannya berasal dari hewan atau tumbuhan. Beberapa bahan tidak alami ini bisa saja tidak halal.

BACA JUGA: Coba Tips Memilih Kosmetik yang Halal

Begitu pula untuk sabun alami perhatikan dengan saksama bahan dasarnya. Beberapa sabun alami berbahan dasar lemak hewan. Jika Anda membaca tulisan Lard maka sudah pasti sabun tersebut haram. Lard bermakna lemak babi. Begitu juga Tallow yang merupakan lemak sapi.Sapi memang halal, tetapi apakah Anda yakin sapi tersebut disembelih dengan cara Islam?

2. Waspada pada produk sabun berbentuk gel.

Sabun berbentuk gel membutuhkan tambahan bahan gelatin agar memiliki tekstur gel yang baik. Gelatin dapat dibuat dari tulang sapi atau juga tulang babi. Saran saya Anda tidak perlu membelinya jika memang produk tersebut tidak berlabel halal MUI. Tentunya mandi dengan sabun gel itu nggak wajib kan?

3. Sabun herbal alami lebih aman.

Jika Anda yakin bahwa suatu produk sabun tertentu memang adalah sabun yang 100% herbal dan alami itu artinya sabun seluruhnya menggunakan bahan nabati atau berasal dari tumbuhan. Maka, anda dapat berasumsi bahwa produk tersebut halal walaupun tidak berlabel halal MUI.

4. Waspada bahan tambahan dalam sabun

Selain gelatin ada banyak bahan tambahan yang diberikan dalam sabun. Bahan tersebut berfungsi menambah manfaat sabun selain dari membersihkan badan seperti melembutkan, melembabkan, mencerahkan, menghaluskan, menghilangkan jerawat, flek hitam atau keriput, dll. Pada jenis sabun herbal bahan tambahan yang biasa digunakan adalah jus atau ekstrak buah, ekstrak tumbuhan lain, produk perlebahan, tepung, minyak atsiri, dan masih banyak lagi. Bahan tambahan herbal dapat dengan mudah kita asumsikan halal.

BACA JUGA: Yuk Cari Rezeki yang Halal

Namun, jika bahan tambahan diambil dari hewan, kita harus ekstra hati-hati. Bahan tambahan antara lain seperti gliserin, cairan ketuban, kolagen, vitamin, hormon, dan asam alfa hidroksi. Bahan-bahan tersebut beberapa diantaranya memang bisa diperoleh juga dari tumbuhan. Akan tetapi tidak jarang yang berasal dari hewan atau bahkan dari manusia sekalipun. Bagaimana muslimah? Sudah bisa menyimpulkan bagaimana caranya memilah dan memilih produk yang halal bukan?

Semoga informasi ini bisa sedikit membantu agar lebih berhati-hati lagi ya. []

 

REDAKTUR: DINI KOSWARINI

Loading...

SUMBER: SOAPMAKERSJOURNEY



Artikel Terkait :

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Loading...
You might also like

Tinggalkan balasan

Your email address will not be published.

Maaf Ukhti Antum Offline