Breaking News
gambar: matcha

Suami yang Berburu Kebaikan

Ali dan Abu merupakan alumni pondok pesantren. Semenjak di pondok keduanya selalu berburu dan bersaing dalam hal kebaikan, terutama di shalat lima waktu. Tapi pada kenyataannya abid selalu kalah dari Ali.

Suatu ketika Abid bertanya sama temannya itu. “Kang, kenapa sampean kok datang ke masjid selalu lebih cepat dari saya?”

“Soalnya istri saya dua. Istri yang pertama membangunkan saya dan istri yang kedua menyiapkan perlengkapan shalat saya,” jawab Ali santai.

BACA JUGA: Istri Itu Pendingin Suasana Rumah

Selang beberapa bulan, Abid pun berpoligami. Harapannya bisa seperti Ali. Benar, setelah poligami Abid hampir selalu terlihat lebih awal dari Ali berada di masjid.

“Kok sampean sekarang bisa mendahului saya datangnya, Kang? Resepnya apa?” Tanya Ali.

“Saya takut pulang ke rumah istri pertama yang marah-marah, jadi saya tiap hari tidur di masjid,” jawab Abid.

Pesan: Semua orang bisa mengamati dan meniru apa yang dilakukan orang lain. Tapi tidak semuanya mendapatkan hasil yang sama. Ada yang lebih baik, namun ada yang sebaliknya. Begitupun dengan poligami.

 

SUMBER: POLIGAMI SYARIE



Artikel Terkait :

About Ummu

Al-Qur'an & As-Sunnah

Check Also

7 Tanda Suami Punya Selingkuhan

Suami dinyatakan selingkuh bukan sekadar karena kamu sebagai istri merasa ia berbeda. Harus ada bukti nyata sampai seorang istri bisa mengatakan suaminya berselingkuh.

Tinggalkan Balasan