Ruang Muslimah
Inspiring and Educating Muslim Woman

[vc_row][vc_column offset=”vc_hidden-lg”][vc_btn title=”Populer” style=”3d” color=”danger” link=”url:https%3A%2F%2Fwww.ruangmuslimah.co%2Fartikel-muslimah-populer%2F%3Futm_source%3Dpost%26utm_medium%3Dtombol%26utm_campaign%3Dterpopuler||target:%20_blank|”][vc_btn title=”Terbaru” style=”3d” color=”danger” link=”url:https%3A%2F%2Fwww.ruangmuslimah.co%2Fartikel-terbaru%2F%3Futm_source%3Dpost%26utm_medium%3Dtombol%26utm_campaign%3Dterbaru|||”][vc_btn title=”Bertanya?” style=”3d” color=”green” link=”url:https%3A%2F%2Fwww.ruangmuslimah.co%2Fforums%2Ftopik%2Fbaca-sebelum-tanya-jawab-2%2F%3Futm_source%3Dpost%26utm_medium%3Dtombol%26utm_campaign%3Dbertanya||target:%20_blank|”][vc_btn title=”Join” style=”3d” color=”green” link=”url:https%3A%2F%2Fwww.ruangmuslimah.co%2Fregister%2F%3Futm_source%3Dpost%26utm_medium%3Dtombol%26utm_campaign%3Ddaftar|||”][/vc_column][/vc_row]

Berproses, dan Matang dengan Alami

0

Oleh: Samiha Hasan

Baiklah. Semua orang pasti pernah merasakan jenuh, bosan dan malas. Atau bahkan merasakan hal yang tengah dihadapi terasa berat. Saya yakin semua pasti pernah merasakan, tak terkecuali saya.

BACA JUGA: Tingkatkan Taqwa dan Usaha, Kunci Sumber Rezeki

Ada saat dimana semangat begitu menggebu bahkan tak bisa dihentikan. Tetapi tak lama ada hal lain yang menyebabkan semangat itu lama-lama mengendor. Dan akhirnya titik jenuh pun datang hingga menghentikan sejenak langkah kita.

Ini bukan berbicara tentang orang lain. Tapi berbicara tentang diri sendiri. Bukan pula mau berbagi keluhan, melainkan berbagi nasihat yang didapat dari guru kehidupan.

Kehidupan sejatinya akan menemukan tantangan. Layaknya tangga maka kita mesti berusaha mengangkat kaki kita pada setiap anak tangga berikutnya. Dan itu tidak mudah karena setiap anak tangga tingginya tidak sama.

Bukankah hidup itu mesti bertumbuh. Dinamis dan tidak statis. Pasti akan banyak tantangan yang muncul juga tahapan yang mesti dilewati. Tantangan itu tentu tidak selalu mudah karena itu merupakan syarat kepantasan kita untuk bisa menginjakan kaki di tangga berikutnya.

Saya rasa teori ini semua paham. Tapi berbeda cerita jika semangat sedang turun. Jika tengah merasa sendiri tanpa dukungan orang lain misalnya, maka teori-teori motivasi ini hilang sekejap.

Guru saya berkata, “Adakah balasan yang kau harap selain dari Allah? Jika setiap tetes keringat yang turun dalam berjuang melewati tantangan dinilai ibadah oleh Nya, adakah hal lain yang kau harap?”

“Lalu, apa tidak cukup mendapat balasan dari Allah membuatmu semangat?”

Begitulah kira-kira wejangan yang saya dapat dari beliau. Hingga saya pun kembali berdiri dan bangkit. Mulai melangkah melewati setiap tantangan yang Allah persiapkan untuk saya.

“Sejatinya tahapan yang dilewati itu akan membuat kita menjadi manusia yang matang dengan alami, bukan product instant yang dipaksakan.” []

SUMBER: ISLAMPOS



Artikel Terkait :
Loading...
You might also like

Tinggalkan balasan

Your email address will not be published.

Maaf Ukhti Antum Offline