Ruang Muslimah
Inspiring and Educating Muslim Woman

Seputar Poligami dan Gugatan Cerai

0

Dijawab oleh: Muhammad Wasitho Abu Fawaz

Tanya:

Assalamualaikum..teman ana punya istri dan dia lagi dekat dengan wanita lain..dan mereka mau menikah nantinya..apakah ini dibolehkan dalam syariat islam? Mohon pencerahannya. Syukron.

Jawab: Wa’alaikumussalam warohmatullahi wabarokaatuh

Bismillah. Hukum seorang laki-laki muslim ingin menikah lagi dengan wanita selain istrinya yang sudah ada adalah BOLEH selagi memenuhi Syarat-syarat dan Rukun Nikah, dan ia belum memiliki 4 istri dalam satu waktu.

BACA JUGA: Ketahuilah, Ini Hikmah Luar Biasa dari Poligami

Namun yang perlu diperhatikan, ketika melakukan proses pendekatan dan ta’aruf dengan wanita calon istri tidak mengandung unsur pelanggaran terhadap aturan syari’at, seperti berpacaran, khalwat (berduaan) secara langsung dengan fisik, maupun lewat sms, bbm, telp, chatting, dan semisalnya.

Kemudian, perlu dipertimbangkan pula antara maslahat dan mafsadat yang ditimbulkan akibat nikah lagi. Jika, maslahatnya lebih besar, maka silakan Laksanakan niat baik untuk nikah lagi. Namun jika mudhorot (bahaya dan keburukan)nya justru lebih besar bagi dirinya n keluarganya, maka sepantasnya ia menghindari mudhorot tersebut demi mewujudkan maslahat yang lebih besar. Demikianlah sebagaimana yang dijelaskan oleh para ulama sunnah di dalam kaidah fiqih Islam. Wallahu a’lam bish-showab. Wabillahi at-Taufiq.

Tanya:

Ust, assalamu’alaikum..

Mohon maaf mau merepotkan nih tadz.

Fulanah suaminya mau poligami

Tp fulanah ini gak mau dipoligami

Dia ikhlas suaminya nikah lagi

Tp dia tak mau dimadu. Jd dia minta cerai, Karena fulanah ini gak kuat buat menghadapi poligami.

Munurut dia, mudhorotnya lebih banyak. Tapi dia ikhlas.. Dia pun mau membantu melamarkan calon istri baru suaminya, Asalkan suaminya berjanji, menceraikan dia setelah itu.

Loading...

Dia sudah istikharoh, Tetap hatinya tak menerima.

– langkah apa yg harus diambil suami

– juga istri

Tolong jawabnnya yah ust.

Jazakillahu khairon.

BACA JUGA: Agar Poligami Berbuah Sakinah

Jawab: Wa’alaikumussalam warohmatullahi wabarokaatuh

Bismillah. Dengan alasan belum siap dipoligami dan merasa tidak bahagia serta menduga kuat bahwa dirinya akan banyak berbuat zholim karena tidak sanggup menunaikan hak-hak suami, maka sang istri pada saat itu dibolehkan mengajukan khulu’ kepada suaminya.

Dan saran kami kepada para lelaki atau suami yang akan melakukan ta’addud (poligami), hendaknya mempertimbangkan dengan sungguh-sungguh antara maslahat dan mudhorotnya bagi dirinya dan keluarganya (yakni anak-anak n istrinya). Jika, memang mudhorotnya lebih besar, seperti terjadi perceraian dan hilangnya kebahagiaan dan keharmonisan rumah tangganya yang sudah terbukti, terlantarnya anak-anak, dan istrinya terjerumus ke dalam kemaksiatan, padahal sebelumnya adalah seorang istri sholihah yang istiqomah di atas tauhid dan sunnah serta berakhlak mulia, maka sebaiknya sang suami menunda atau membatalkan niat poligaminya. Apalagi, jika sang istri masih sangat baik dalam melayaninya dan menunaikan tugas-tugasnya sebagai istri dan ibu rumah tangga.

Wallahu a’lam bish-showab. Wabillahi at-Taufiq.



Artikel Terkait :

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Loading...
You might also like

Tinggalkan balasan

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Maaf Ukhti Antum Offline