Ruang Muslimah
Inspiring and Educating Muslim Woman

[vc_row][vc_column offset=”vc_hidden-lg”][vc_btn title=”Populer” style=”3d” color=”danger” link=”url:https%3A%2F%2Fwww.ruangmuslimah.co%2Fartikel-muslimah-populer%2F%3Futm_source%3Dpost%26utm_medium%3Dtombol%26utm_campaign%3Dterpopuler||target:%20_blank|”][vc_btn title=”Terbaru” style=”3d” color=”danger” link=”url:https%3A%2F%2Fwww.ruangmuslimah.co%2Fartikel-terbaru%2F%3Futm_source%3Dpost%26utm_medium%3Dtombol%26utm_campaign%3Dterbaru|||”][vc_btn title=”Bertanya?” style=”3d” color=”green” link=”url:https%3A%2F%2Fwww.ruangmuslimah.co%2Fforums%2Ftopik%2Fbaca-sebelum-tanya-jawab-2%2F%3Futm_source%3Dpost%26utm_medium%3Dtombol%26utm_campaign%3Dbertanya||target:%20_blank|”][vc_btn title=”Join” style=”3d” color=”green” link=”url:https%3A%2F%2Fwww.ruangmuslimah.co%2Fregister%2F%3Futm_source%3Dpost%26utm_medium%3Dtombol%26utm_campaign%3Ddaftar|||”][/vc_column][/vc_row]

Sabar Itu Indah, lalu Bolehkah Muslimah Mengeluh?

0

Kesabaran termasuk akhlak islam yang utama dan wajib. kesabaran adlah kepala dari sebuah keimananan. Allah berfirman, “Telah sempurnalah perkataan Tuhanmu yang baik (sebagai janji) untuk Bani Israel disebabkan kesabaran mereka,” (Q.S Al-A’raf: 137).

“Sesungguhnya hanya orang-orang yang bersabarlah yang dicukupkan pahala mereka tanpa batas,” (Q.S Al-Zumar: 10).

Begitu utama perilaku sabar ini hingga diriwayatkan dari Shuhaib al-Rumi bahwa Rosulullah bersabda “Sungguh menakjubkan kehidupan seorang mukmin! Segala persoalan yang ada di hadapannya adalah baik. Tidak ada seorang pun yang dapat melakukan itu selain mukmin. Bila dibri kebaikan, ia bersyukur. Maka, cobaan itu baik baginya. Bila diberi kesusahan, ia bersabar. Maka, cobaan itu baik untuknya.”

Kesabaran merupakan kepala dari keimanan, seorang yang memiliki kesabaran akan menahan diri dari marah, benci, menahan lisan dari mengeluh, dan menahan tubuh dari perbuatan merusak.
pertanyaan pun muncul : Apakah keluh kesah seorang hamba pada Allah akan merusak keutamaan kesabarannya?

Sejatinya mengeluh kepada Allah tidak bertentangan dengan kesabaran. Hal tersebut pernag dilakukan oleh para Nabi dan Rasul.

Ya’qub pernah berjanji akan bersabar dengan sabar yang baik. Allah berfirman tentang Ya’qub, Maka,kesabaran yang baik itulah kesabaranku (Q.S Yusuf:18). Pada kesempatan lain, ia mengeluh kepada Allah, Sesungguhnya hanya kepada Allah-lah aku mengadukan kesusahan dan kesedihanku (Q.S Yusuf : 86).

Demikian pula dnegan Nabi Ayub. Allah menggambarkan Nabi Ayub sebagai sosok yang penyabar. Namun beliau juga pernah berkeluh-kesah kepada Allah “Wahai Tuhanku, sesungguhnya aku telah ditimpa penyakit dan Engkau adalah tuhan yang Maha Penyayang dianatara semua penyayang (Q.S Al-Anbiya: 83)

Hal tersebut dapat dijadikan cerminan, bahwa mengeluh kepada Allah sama sekali tidak merusak kesabaran. Hal yang merusak kesabaran dan menghilangkan keutamaannya adalah menegeluh kepada selain Allah. Ketika ditimpa cobaan seorang hamba justru dianjurkan menceritakan dan berkeluh kesah kepada Allah, sebagai wujud pengharapannya dan keyakinannya mengenai keagungan Allah dan kasih sayang-Nya. []

Redaktur : Karisa P. Yeli
Sumber : Ibadah Hati, Muhammad Musa al-Shareef, Zaman :Jakarta, 2014



Artikel Terkait :
Loading...
You might also like

Tinggalkan balasan

Your email address will not be published.

Maaf Ukhti Antum Offline