Ruang Muslimah
Inspiring and Educating Muslim Woman

Saat Mandi Junub, Apakah Rambut Harus Diurai?

0

Setiap muslim tentu wajib belajar dan mempelajari ilmu agama ini. Banyak yang harus dipelajari, terutama yang bersifat fardhu ‘ain. Ketika akan menikah, maka wajib belajar bagaimana nanti berumah tangga, jika ingin berdagang, maka wajib mempelajari ilmu-ilmu Islam dalam berdagang, dsb.

Salah satu yang tak boleh dilupakan mempelajarinya adalah urusan mandi wajib atau mandi junub. Nah, bagi seorang wanita, para Ulama besar yaitu  madzhab Hanafi, Maliki, Syafi’i dan sebagian dari Hambali berpendapat bahwa dalam melakukan mandi janabah, wanita tidak wajib mengurai rambutnya yang terkepang atau tergelung. Yang penting air sampai ke kulit kepalanya dan membasahi seluruh kulit dan rambutnya.

BACA JUGA: Begini Cara Mandi Junub

Namun, jika tanpa menguraikan kepangan itu air menjadi tidak bisa membasahi seluruh rambut dan kulit kepalanya, maka gelungan dan kepangannya harus diuraikan. Sebagaimana hadits yang diriwayatkan dari Ummu Salamah, istri Rasulullah :

يا رسول الله، إني امرأة أشد ضفر رأسي فأنقضه لغسل الجنابة؟ قال: لا، إنما يكفيك أن تحثي على رأسك ثلاث حثيات، ثم تفيضين عليك الماء فتطهرين

“Wahai Rasulullah, sesungguhnya aku adalah wanita yang memiliki kepangan rambut yang sangat kuat, apakah aku harus menguraikannya pada saat mandi janabah? Rasul Menjawab: Tidak, cukup engkau memercikkan air tiga kali ke atas kepalamu, kemudian mengguyurkan air ke atasnya, lalu engkau menjadi suci.” (HR. Muslim)

Ulama dari Madzhab Hambali sepakat dengan pendapat jumhur ulama mengenai tidak wajibnya mengurai kepangan dan gelungan rambutnya pada saat mandi janabah dari jima’. Namun sebagian yang lain berbeda dalam hal mandi janabah dari haid dan nifas. []



Artikel Terkait :

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Loading...
You might also like

Tinggalkan balasan

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Maaf Ukhti Antum Offline