Ruang Muslimah
Inspiring and Educating Muslim Woman

Kerendahan Hati Para Pencari Ilmu

0

Sifat rendah hati yang dimiliki para pencari ilmu lahir karena keinginanan dan kebutuhan akan ilmu tersebut digambarkan dari pengalaman sahabat dan para ulama sebagai berikut.

BACA JUGA: Semangat Imam Syafi’i dalam Ilmu

1. Imam Bukhari RA. meriwayatkan dari Imam Mujahid RA. bahwa barang siapa yang malu atau sombong dalam mencari ilmu, ia tidak bisa mendapatkan Ilmu.

2. Ali RA. berkata, “Siapa pun yang telah mengajarkan ilmu kepadaku walaupun hanya satu huruf, aku adalah hamba sahayanya, apakah aku akan dibebaskannya atau dijualnya.”

3. Yahya bin Katsir RA. berkata, “llmu tidak akan datang dengan cara bersenang-senang.”

4. Imam Syafi’i berkata, “Seseorang yang mencari ilmu tanpa keinginan hati dan tanpa perasaan membutuhkannya, ia tidak akan pernah berhasil. Sebaliknya, seseorang yang dengan berstisah payah dan hidup di dalam kesempitan, berusaha untuk mendapatkannya, ia akan berhasil.”

5. Imam Abu Yusuf RA. menambahkan, “Saya mendengar dari orang-orang saleh bahwa seseorang yang tidak menghargai gurunya, ia tidak akan berhasil.”

6. Ibnu Jama’ah RA. berkata, “Hendaklah seorang murid mengetahui bahwa rendah dirinya kepada seorang guru adalah kemuliaan dan tunduknya adalah kebanggaan.”

7. Al-Khatib telah meriwayatkan dalam kitab Jami’-nya bahwa Ibnul Mu’taz berkata, “Orang yang rendah diri dalam belajar adalah yang paling banyak ilmunya, sebagaimana tempat yang rendah adalah tempat yang paling banyak airnya.”

8. Dalam syairnya, Humaidi RA. menulis:

Berjumpa dengan manusia tidak memberi manfaat apa-apa
Kecuali perkataan yang sia-sia dan kabar angin
Maka kurangilah bertemu dengan manusia,
Kecuali untuk mengambil ilmu atau memperbaiki diri.[]

SUMBER: CERITAINSPIRASIMUSLIM



Artikel Terkait :

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Loading...
You might also like

Tinggalkan balasan

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Maaf Ukhti Antum Offline