Ruang Muslimah
Inspiring and Educating Muslim Woman

Cara Berbakti pada Orangtua yang Sudah Meninggal

0

Setiap anak tentu mencintai orangtuanya dan kecintaan itu harus bisa terbalut dengan dasar cinta karena Allah. Merupakan sebuah ketetapan dan takdir, bila orangtua yang telah mengurus dan merawat kita sedari kecil, harus pergi mendahului kita dari dunia ini.

Apa yang harus kita lakukan sebagai seorang anak? Kita tentu tahu, mereka lah kunci surga, berbakti pada mereka merupakan salah satu kunci surga.

Berikut yang dapat dilakukan oleh seorang anak untuk berbuat baik atau berbakti kepada orang tuanya yang sudah meninggal.

1. Mengurus jenazahnya dan banyak mendoakan keduanya.

Karena hal ini merupakan bakti seorang anak kepada kedua orang tuanya. Menguburkan jenazah orang muslim harus disegerakan, tidak boleh ditunda-tunda. Mungkin kita dapat menundanya untuk waktu yang tidak terlalu lama.

2. Beristighfar (memohonkan ampun kepada Allah Ta’ala) untuk mereka berdua.

Karena merekalah orang yang paling utama untuk didoakan agar Allah Ta’ala mengampuni dosa-dosa mereka dan menerima amal baik mereka.

3. Menunaikan janji dan wasiat kedua orang tua yang belum terpenuhi semasa hidup mereka yang sesuai dengan syariat, dan melanjutkan amal-amal baik yang pernah mereka kerjakan selama hidup mereka.

Sebab, pahala akan terus mengalir kepada mereka berdua apabila amal baik tersebut dilanjutkan.

BACA JUGA: 35 Tata Krama Berbakti pada Orangtua

4. Memuliakan teman atau sahabat dekat kedua orang tua.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam pernah bersabda, “Sesungguhnya bakti anak yang terbaik adalah seorang anak yang menyambung tali persahabatan dengan keluarga teman ayahnya setelah ayahnya meninggal”. (HR. Muslim)

5. Menyambung tali silaturrahim dengan kerabat Ibu dan Ayah. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda, “Barang siapa yang ingin menyambung silaturrahim ayahnya yang ada dikuburannya, maka sambunglah tali silaturrahim dengan saudara-saudara ayahnya setelah ia meninggal”. (HR. Ibnu Hibban).

6. Mendoakan kedua orangtua

Dalam sebuah hadist, Rasulullah bersabda bahwa sesungguhnya ketika seorang hamba meninggal dunia maka putuslah segala amalnya kecuali: a) ilmu yang bermanfaat, b) amal jariyah, c) anak sholeh yang mendoakan keduanya.

Pengertian anak dalam hadist ini bukan sekadar anak kandung, tetapi juga anak tiri, anak angkat, atau anak muslim. Jadi bagi mereka yang tidak ada mempunyai anak kandung tidak usah khawatir. Agar anak itu mendoakan orangtua baik ketika hidup maupun sudah meninggal, maka tentu saja orangtua harus menunaikan kewajibannya sebagai orangtua. Bukankah ketika kita berdoa, kita diajarkan untuk mendoakan diri sendiri, orangtua dan kaum muslimin.

Loading...

7. Membayarkan hutang-hutang keduanya

Hutang adalah salah satu hal yang harus segera ditunaikan ketika kita mampu membayarkan. Tidak boleh ditunda-tunda. Oleh sebab itu, jika kita mengetahui orangtua kita meninggalkan hutang segera kita melunasinya jika kita mampu. []

 

SUMBER: URIPSANTOSO WORDPRESS



Artikel Terkait :
Loading...
Anda mungkin juga berminat
Comments
Loading...

Maaf Ukhti Antum Offline