Ruang Muslimah
Inspiring and Educating Muslim Woman

Jilbab Gaul, Penarik Perhatian Kaum Laki-laki (2-Habis)

0

• JILBAB gaul ketat

Memakai jilbab itu bertujuan menghindari fitnah, dan hal ini tidak mungkin terwujud dengan memakai pakaian ketat. Meskipun terkadang pakaian ini menutupi warna kulit, namun pakaian seperti ini menampakkan seluruh lekuk tubuh atau sebagiannya.

BACA JUGA: Ukhti, Jangan Salah Kaprah Memakai Jilbab

• Jilbab gaul berparfum

Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam menegaskan, “Tidaklah seorang wanita memakai minyak wangi lalu keluar melewati sebuah kaum supaya mereka mencium parfum mereka, maka sesungguhnya mereka adalah pezina.”

• Jilbab gaul menyerupai pakaian lelaki

Abu Hurairah radhiallahu ‘anhu berkata, “Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam melaknat lelaki yang memakai pakaian yang menyerupai pakaian wanita, dan melaknat wanita yang memakai pakaian yang menyerupai pakaian lelaki.”

Jadi, jilbab gaul seperti blouse pendek, wanita tidak boleh memakai celana panjang yang merupakan kekhususan bagi lelaki.

• Jilbab gaul menyerupai pakaian wanita-wanita kafir

Karena biasanya, jilbab gaul mengikuti mode yang sedang berkembang di dunia barat kemudian dipoles sedikit dengan nuansa Islami.

Maraknya fenomena penggunaan kerudung gaul oleh para remaja putri dan wanita muslim, boleh jadi disebabkan pengetahuan mereka yang minim mengenai jilbab syar’i. Sehingga mereka hanya ikut-ikutan saja, sebab pemahaman keislamannya belum mumpuni. Atau mereka termakan berbagai propoganda musuh-musuh Islam yang ingin menggiring kaum muslimah keluar rumah dalam keadaan “telanjang”. Propoganda-propoganda yang menyimpulkan bahwa jilbab adalah pakaian adat wanita Arab saja, sampai kepada pelecehan dengan istilah pakaian tradisional. Hingga banyak dari kalangan kaum muslimah termakan olehnya dan meninggalkan jilbab syar’i. []

SUMBER: BLOGHIDAYAH



Artikel Terkait :

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Loading...
You might also like

Tinggalkan balasan

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Maaf Ukhti Antum Offline