Ruang Muslimah
Inspiring and Educating Muslim Woman

Wah, Ternyata Daun Pepaya Berhasiat Mengobati Sakit Magh

0

Siapa yang tak suka pepaya? Hmm, sebagian orang memang tak menyukainya karena baunya yang khas tak menentu. Nah bagaimana jika daunnya? Apalagi itu! Hehe. Daun pepaya yang biasa digunakan ibu di dapur sebagai pengkukus sate sebelum dibakar atau yang lainnya sebagainya, ternyata juga bermanfaat loh untuk mengobati sakit magh!

Dilansir dari Vebma, berdasarkan buku Healing Foods by DK Publishing House buah pepaya dikenal sebagai buah yang memiliki kandungan anti bakteri dan hampir kesemua bagian dari tumbuhan ini bisa digunakan. Daun pepaya juga kaya akan kandungan enzim seperti papain dan chymopapain, serta senyawa karpain.

Daun pepaya juga mengandung vitamin A, C, E, K dan B yang sangat tinggi serta kandungan mineral di dalam daun pepaya seperti kalsium, magnesium, sodium magnesium dan zat besi.

Gastritis atau yang kita kenal dengan sebutan penyakit magh adalah kondisi di mana lambung mengalami gangguan seperti iritasi, peradangan dan pengikisan lapisan lambung. Gastritis diklasifikasikan ke dalam dua jenis yakni gastritis akut (berkembang dengan tiba-tiba dan secara cepat) dan gastritis kronis (berkembang dengan perlahan-lahan).

Biasanya dokter akan meresepkan obat-obatan untuk meredakan gejala gastritis seperti; obat penghambat histamin 2 (H2 blocker), obat penghambat pompa proton (PPI), obat antasida, obat antibiotik bila gastritis disebabkan oleh infeksi bakteri H. Pylori.

Namun terlepas dari obat-obatan kimia tersebut, ternyata ada pengobatan alternatif untuk meredakan gejala gastritis yakni dengan menggunakan air rebusan daun pepaya. Ramuan ini tidak hanya ampuh meredakan gejala gastritis secara alami namun bermanfaat juga untuk penderita asam lambung atau yang disebut dengan GERD.

Bagaimana manfaat daun pepaya untuk meredakan gastritis dan asam lambung, simak ulasannya berikut ini:

Menurut penelitian yang dipublikasikan oleh The West Indian Medical Student, daun pepaya mengandung senyawa yang bisa mencegah terjadinya tukak lambung. Para peneliti menemukan bahwa apabila mengkonsumsi daun pepaya dapat meningkatkan aktivitas glutathione peroxidase yakni salah satu anti oksidan penting yang akan melawan radikal bebas.

Penelitian tentang manfaat daun pepaya ini kemudian diuji coba pada tikus. Mereka dibagi menjadi dua kelompok yakni kelompok yang diberikan daun pepaya sedangkan yang lainnya tidak. Hasil penelitian tersebut menunjukkan bahwa kelompok tikus yang diberikan daun pepaya dalam tubuhnya menunjukkan sedikit kandungan stress oksidatif dan mengalami pengurangan pembentukan ulkus dibandingkan dengan kelompok tikus yang tidak diberikan daun pepaya.

BACA JUGA: Gangguan Pencernaan yang Sering Dialami Ketika Masa Kehamilan

Perlu diketahui bahwa istilah ulkus lambung (gastric ulcer) adalah luka terbuka pada lapisan lambung dan biasanya luka tersebut disebabkan oleh bakteri H. Pylori.

Senyawa karpain yang terkandung di dalam daun pepaya adalah salah satu senyawa penting yang bermanfaat untuk menghambat pertumbuhan bakteri jahat di tubuh anda seperti bakteri H. Pylori contohnya.

Daun pepaya memiliki kadar asam askorbat yang tinggi, asam askorbat atau vitamin C dikenal karena sifat anti oksidan yang terkandung di dalamnya. Karena vitamin C bersifat asam maka buah-buahan yang tergolong ke dalam buah sitrus dan memiliki banyak vitamin C biasanya tidak diresepkan untuk penderita asam lambung karena justru akan memperparah efek dari meningkatnya produksi asam lambung.

Namun di sisi lain, bila dikonsumsi dalam jumlah yang cukup justru sifat anti oksidan dari vitamin C ini membantu untuk menyembuhkan gastritis dan nyeri ulu hati. Meningkatnya produksi asam lambung akan menimbulkan lesi pada membran mukosa lambung dan kerongkongan sehingga mengaktifkan spesies oksigen reaktif yang merusak lapisan lambung lebih lanjut.

Kerusakan ini menyebabkan bisul, radang dan menimbulkan rasa nyeri di lambung tapi kandungan vitamin C dalam daun pepaya berfungsi sebagai anti oksidan alami dalam jumlah optimum untuk mengobati penyakit asam lambung dan penyakit lain yang terkait.

Kandungan vitamin B dalam daun pepaya juga bermanfaat untuk mengobati bisul, dan pembengkakan. Karena efek dari mengkonsumsi obat-obatan penghambat produksi asam lambung tersebut mengakibatkan defisiensi vitamin B dalam tubuh, maka daun pepaya bermanfaat untuk mengembalikan kadar vitamin B dalam tubuh menjadi normal dan dengan cepat dapat menyembuhkan luka di lambung.

Loading...

Selain mengandung vitamin C dan vitamin B, daun pepaya juga mengandung senyawa Etanol yang telah terbukti berguna sebagai anti inflamasi pada mukosa usus sehingga dapat mengurangi efek kerusakan karena penyakit maag serta dapat mengobati rasa nyeri yang ditimbulkannya.

Aktivitas anti inflamasi dari daun pepaya itu sendiri disebabkan karena kemampuan senyawa dalam daun pepaya untuk menghambat enzim pro-inflammatory cycloxygenase 2 (COX2) seperti yang dilakukan oleh obat-obatan anti inflamasi seperti NSAID. Setelah dipicu oleh kerusakan mukosa, enzim COX2 akan bertindak sebagai mediator untuk produksi molekul yakni prostaglandin yang menyebabkan rasa nyeri dan pembengkakan. Penghambatan COX2 dapat mengurangi produksi molekul dan peradangan tersebut.

Khusus bagi ibu hamil, tidak disarankan untuk mengkonsumsi teh daun pepaya atau buah pepaya karena kandungan senyawa chymopapain dan papain di dalamnya memiliki sifat abortifacient sehingga sebaiknya tidak dikonsumsi oleh wanita yang pernah punya riwayat keguguran sebelumnya. Ibu hamil juga tidak dianjurkan untuk mengkonsumsi daun pepaya dan bijinya karena dikhawatirkan akan berpengaruh pada perkembangan fetus atau janin.

Nah setelah tahu manfaatnya dan kebetulan Anda salah satu pasien sakit magh, mau mencobanya di rumah? []

 

SUMBER: VEBMA



Artikel Terkait :

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Loading...
You might also like

Tinggalkan balasan

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Maaf Ukhti Antum Offline