Ruang Muslimah
Inspiring and Educating Muslim Woman

Sulit Khusyu’ Dalam Shalat, Mengapa? (1)

0

Shalat bukan hal yang asing lagi bagi kita, karena sudah menjadi kewajiban kaum muslim. Shalat yang dilakukan dengan khusyu’ akan mendapatkan pahala.

Jadi, orang yang melakukan shalat pun belum tentu mendapat pahala jika shalatnya asal-asalan. Khusyu’ di sini artinya benar-benar kita ngobrol dengan Allah SWT pikirannya tidak kemana-mana. Tapi kenapa kok susah banget ya melaksanakan shalat dengan khusyu’. Apa ya penyebabnya? Untuk mengetahuinya, ikuti penjelasan berikut.

BACA JUGA:Cara Agar Anak Mudah Dirikan Shalat

1. Memang belum mengenal Allah kecuali sebatas Tuhan

Belum mengenal sifat, af’al dan asma-Nya, Dia yang menciptakan manusia, hewan, tumbuh-tumbuhan, tubuh, mata, telinga, jantung, istri, anak-anak, semua yang dilihat, semua yang didengar, semua yang bergerak, semua yang berada di langit dan di bumi.

Semua dihidupkan-Nya “Al Muhyi”, semua akan dimatikan-Nya “Al Mumiitu”, semua tunduk dalam kehendak “Al Muriidu” dan kekuasaan-Nya “Al Qodiiru”, Dialah yang mengatur semuanya “Ar Robbu”, Dialah yang mengusai sekaligus memiliki semuanya “Al Maaliku”, (QS Ali Imran : 26-27).

Dia Maha Menatap “Al Bashiiru” tahu persis hati, pikiran dan lintasan pikiran kita dan Dia Maha Mendengar “As Samiiu’” mendengar gesekan daun, langkah semut dan rintihan hati hamba-Nya.

Lantas sadarkah kita bahwa Dia yang segala-galanya yang kita hadapi dalam sholat selama ini?

2. Karena belum faham bacaan, makna, hikmah, keutamaan, syarat dan rukun sholat

Maka jadilah “sukaaro” sholat mabuk alias sholat tanpa rasa, tanpa pemahaman, tanpa penghayatan, tanpa keyakinan, kosong, hampa, seakan robot jasad tanpa ruh, “alkusaala” malah terasa beban, buru-buru pengen cepat selesainya, kebiasaannya menunda-nunda waktunya, gerak sholatnya cepat seperti ayam matok. Surah dan bacaan sholatpun komat kamit. Firman Allah SWT:

“…Janganlah kalian menegakkan sholat, sedangkan kalian dalam keadaan mabuk, sampai kalian benar-benar paham apa-apa yang kalian baca dalam shalat kalian,” (QS. 4: 43).

Lihat orang mabuk berkata berbuat tetapi tidak sadar apa yang dikatakan dan apa yang diperbuat, lihat orang sholat berdiri, bertakbir, baca ayat, ruku’, sujud, tahiyyat dan salam, tetapi tidak sadar bahwa ia sedang berdiri, ruku’ sujud menghadap pencipta langit dan bumi, tidak sadar bahwa ia sedang berdialog dengan pencipta dirinya, yang Maha Menentukan segala-galanya.
BERSAMBUNG



Artikel Terkait :
Loading...
Anda mungkin juga berminat

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Maaf Ukhti Antum Offline