Ruang Muslimah
Inspiring and Educating Muslim Woman

[vc_row][vc_column offset=”vc_hidden-lg”][vc_btn title=”Populer” style=”3d” color=”danger” link=”url:https%3A%2F%2Fwww.ruangmuslimah.co%2Fartikel-muslimah-populer%2F%3Futm_source%3Dpost%26utm_medium%3Dtombol%26utm_campaign%3Dterpopuler||target:%20_blank|”][vc_btn title=”Terbaru” style=”3d” color=”danger” link=”url:https%3A%2F%2Fwww.ruangmuslimah.co%2Fartikel-terbaru%2F%3Futm_source%3Dpost%26utm_medium%3Dtombol%26utm_campaign%3Dterbaru|||”][vc_btn title=”Bertanya?” style=”3d” color=”green” link=”url:https%3A%2F%2Fwww.ruangmuslimah.co%2Fforums%2Ftopik%2Fbaca-sebelum-tanya-jawab-2%2F%3Futm_source%3Dpost%26utm_medium%3Dtombol%26utm_campaign%3Dbertanya||target:%20_blank|”][vc_btn title=”Join” style=”3d” color=”green” link=”url:https%3A%2F%2Fwww.ruangmuslimah.co%2Fregister%2F%3Futm_source%3Dpost%26utm_medium%3Dtombol%26utm_campaign%3Ddaftar|||”][/vc_column][/vc_row]

Muslimah, Pandailah Atur Prioritas

0

Saat ini muslimah yang memiliki banyak peranan dalam hidupnya. Khususnya para muslimah yang aktif di berbagai organisasi. Misalnya seorang mahasiswi. Selain menjalankan tugas kuliah, seorang muslimah juga berperan sebagai anak, anggota organisasi, mentor, pegawai, wirausaha dan lain hal sebagainya. Tidak jarang dalam menjalankan berbagai peranan tersebut seorang muslimah kesulitan menentukan skala prioritas dalam menjalankan kebermanfaatannya.

Pada dasarnya manusia selalu hidup dalam dilematika pilihan. Sudah menjadi tanggung jawab bagi setiap manusia untuk bertanggung jawab dalam memilih prioritas mana yang harus didahulukan ketika memilih apa pun.

Ketika muslimah sudah memilih dan memutuskan untuk mengambil lebih dari satu amanah organisasi dalam satu waktu maka Anda harus memikirkan konsekuensi dari keputusan Anda berupa pengorbanan.

Anda dituntut untuk bisa bersikap profesional dan tidak menjadikan banyak amanah sebagai alasan untuk tidak maksimal di amanah yang lain. Jika memang Anda tidak sanggup untuk mengemban lebih dari satu amanah, dan Anda merasa berat maka ada dua pilihan untuk Anda yakni ; meningkatkan kapasitas atau melepas salah satu amanah yang ada.

Seorang muslimah harus menimbang secara matang dalam memutuskan sesuatu. Sehingga sesuatu yang tidak penting, tidak didahulukan atas sesuatu yang penting. Sesuatu yang penting tidak didahulukan atas sesuatu yang lebih penting. Sesuatu yang tidak kuat (marjuh) tidak didahulukan atas sesuatu yang kuat (rajih).

Dan sesuatu “yang biasa-biasa” saja tidak didahulukan atas sesuatu yang utama, atau yang paling utama. Sesuatu yang semestinya didahulukan harus didahulukan, dan yang semestinya diakhirkan harus diakhirkan. Sesuatu yang kecil tidak perlu dibesarkan, dan sesuatu yang penting tidak boleh diabaikan. Setiap perkara mesti diletakkan di tempatnya dengan seimbang dan lurus, tidak lebih dan tidak kurang.

Prioritas tidak selalu dipandang berdasarkan tingginya jabatan. Misalkan dalam organisasi A seorang muslimah menjadi sekertaris utama sedangkan di acara kecil B menjadi tim acara. Hal tersebut bukan berarti muslimah diperbolehkan mengabaikan tugasnya dibidang acara. Cara terbaik adalah dengan tetap memikirkan dan berkontribusi dalam dua amanah tersebut. Misalnya dengan cara mendelegasikan kawan untuk membantu mengerjakan hal-hal yang tidak dapat dihadiri.

Muslimah harus pandai dalam mengatur waktu. Dan pastikan dalam setiap waktu yang bergulir Allah yang menjadi tujuan utamanya. []

Redaktur : Karisa P. Yeli



Artikel Terkait :
Loading...
You might also like

Tinggalkan balasan

Your email address will not be published.

Maaf Ukhti Antum Offline