Ruang Muslimah
Inspiring and Educating Muslim Woman

Suami Pemurung? Begini Menghadapinya

0

Suami Anda bukan orang yang ceria, itu bukan salah Anda. Tapi juga kita tentu bukan salah dia sendiri. Jika memang sudah sifat bawaannya, sikap terbaik kita adalah berusaha menerimanya di tahap awal. Di tahap berikutnya barulah kita berusaha membawanya dari dunianya yang galau itu.

Kemurungan itu terjadi biasanya disebabkan oleh kecamasan akan apa yang terjadi pada masa depan yang diperkirkan akan menimpa dirinya dan keluarganya. Merasa tidak berdaya dan merasa tidak layak untuk disayangi oleh orang orang yang disayanginya karena merasa tidak dapat memberikan yang terbaik dari yang dia bisa . Jika perubahan itu sudah dikenali maka mencari tahu alasan yang menyebabkan berubah akan dapat mengurangi bebannya.

Mulailah dengan menjadi sahabat yang lebih dekat dengannya, disaat dia murung duduklah disampingnya pengganglah pundaknya, tenteram hati nya bersama anda, jika sudah memungkinkan anda untuk berkata, katakanlah, “Jika abang tidak keberatan, sudilah abang bercerita tentang apa yang membuat abang melamun dan murung seperti itu..?. Saya sedih melihat abang yang saya cintai murung seperti itu!”

Walaupun dia kadang tidak selalu ingin bersenang senang namun di saat murung , namun tidak jarang ia menginginkan ada orang lain yang bisa menjadi sandaran bagi dirinya untuk meringankan beban, pastikan orang itu anda agar anda menjadi tempat “bersandar’ bagi kepedihan hatinya.

Yakinkan bahwa anda sangat bersyukur atas pencapaian yang diberikan kepada anda,hargailah pemberiannya,karena hal ini akan memperkuat rasa percaya dirinya. Yakinkan pula bahwa anda akan selalu berada di sisinya apapun yang akan menimpa diri suami sehingga suami merasa akan memiliki teman yang setia. Berikan penguatan agar dia bisa mencintai dan menghargai dirinya sendiri.

Ajaklah untuk lebih meningkatkan ketakwaan, agar lebih memperkuat hatinya untuk berani menatap masa depan dengan lebih gembira. Karena tidak ada persoalan yang dibebankan kepada seseorang melebihi batas kemampuan menghadapinya. []

Sumber: Wadontok

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Maaf Ukhti Antum Offline